Berita

ANGIN KENCANG, PESAWAT DITAMBAH PEMBERAT DI LANUD HALIM

Dibaca: 6 Oleh 20 Mar 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Cuaca yang tidak menentu dan ekstrim, angin kencang yang berhembus dengan kecepatan yang berubah-ubah mencapai 40 kilometer per-jam terjadi di Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusuma.  Mengantisipasi fenomena alam ini maka Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI A. Adang Supriyadi, S.E; mengingatkan kembali kepada seluruh Komandan Skadron Udara untuk melakukan beberapa tindakan pengamanan seperti mourin dan pemberat semua jenis pesawat seperti yang sudah dilaksanakan selama ini di parking-area Taxy-Way Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (20/03).

Sedangkan dari Unit meteorologi Base-Ops Lanud Halim, mengulangi apa yang diumumkan oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG); diketahui angin bertiup bahkan dapat mencapai kecepatan 70 kilometer perjam. Disarankan kepada seluruh anggota agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas diluar ruangan.

“Untuk itu tindakan bijaksana yang harus dilakukan saat ini bagi keamanan pesawat adalah dengan cara mengikat atau merantai pesawat, agar tidak terseret oleh angin”, kata Letkol Pnb Bambang Gunarto Komandan Skadron Udara 17 menjelaskan. “Atau tindakan lainnya adalah dengan menggunakan pemberat atau beban”, ujarnya.

Selanjutnya dikatakannya, jika bagi kegiatan penerbangan, bisa tidaknya pesawat mendarat, ditentukan oleh perhitungan Cross-Wind Component. Hal ini penting dilakukan, yakni cek data cuaca di Pangkalan tujuan dan selama penerbangan. Perlu memantau senantiasa limitasi kecepatan dan asal angin, jelasnya.

Baca juga:  LOMBA RENANG MERIAHKAN PERINGATAN KE-66 HARI TNI ANGKATAN UDARA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel