Berita

Angkutan Udara “Twenty Four, Seven!”

Dibaca: 128 Oleh 13 Feb 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma merupakan pangkalan tipe “A” dibawah jajaran Komando Operasi TNI AU I, harus mampu mewujudkan dukungan Angkutan Udara secara tertib, aman dan lancar.

Dukungan Angkutan Udara khususnya bagi penerbangan TNI Angkatan Udara merupakan pengabdian tanpa mengenal waktu “Twenty Four, Seven!”, dua puluh empat jam sehari selama satu minggu, ungkap Kepala Seksi Angkutan Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Pnb E. Silaen, Senin. (13/2).

Penyelenggaraan angkutan udara di Lanud Halim dilaksanakan oleh Dinas Operasi sebagai supervisi yang melibatkan satuan Seksi Angkutan. Secara teknis dengan berkekuatan personel 2 SST (Satuan Setingkat Peleton).

Seksi Angkutan akan menerima jadwal penerbangan sehari sebelumnya. Dimana pada rata-rata penerbangan dilaksanakan pada pagi hari pada jam 05.00 WIB, Sehingga menuntut kesiapan anggota Seksi Angkutan sejak dari jam 3 dini hari, hingga berakhirnya kegiatan penerbangnan.

Eskalasi kegiatan penerbangan akan meningkat apalagi ada kegiatan penerbangan VVIP/VIP maupun latihan, seperti penerjunan pasukan ke drop-zone maupun dropping logistic, yang tentunya persiapan pergeseran logistik sudah dilaksanakan sejak dari malam sebelumnya. Apalagi jika terjadi emergency situation seperti bencana alam, maka beban tugas dengan sendirinya akan semakin tinggi, mulai dari penerimaan bantuan logistik, packing, serta loading ke badan pesawat.

Baca juga:  Flight “Elang Khatulistiwa” Force Down Pesawat Asing

Mobilitas yang tinggi inilah yang menuntut kesiapsiagaan anggota Seksi Angkutan. Sehingga untuk mengatasi kesibukan kerja inilah maka Letkol Pnb E. Silaen menyiapkan satu kelompok yang siap bergerak untuk setiap harinya.

Seksi Angkutan menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan angkutan udara maupun darat untuk mendukung kelancaran pengerahan dan pemindahan personel atau materiil yang masuk atau keluar Lanud Halim Perdanakusuma. Serta menyelenggarakan kegiatan penyimpanan sementara atau transit serta bertanggungjawab atas keselamatan terhadap materiil yang akan dikirim atau baru diterima melalui angkutan udara atau darat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Seksi Angkutan Lanud Halim Perdanakusuma mampu melaksanakan loading dan un-loading sesuai dengan kemampuan maksimal pesawat C-130 Hercules, yang memiliki beberapa Fork-Lift dan King-Loader yang berkekuatan 22 Ton.

Paling unik bagi anggota angkutan yakni ketika harus memuat bantuan 15 Ton Mi Instan ke badan pesawat, harus dilakukan secara manual satu demi satu, karena kemasan Mi Instan tidak dilengkapi packing yang besar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel