Berita

Anjing Pelacak Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Deteksi Barang Terlarang

Dibaca: 21 Oleh 12 Sep 2014Tidak ada komentar
Anjing Pelacak Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Deteksi Barang Terlarang
#TNIAU 

Posisi Lanud Halim Perdanakusuma yang berkedudukan Ibukota Negara, Jakarta merupakan salah satu jalur transportasi udara yang cepat untuk mobilitas masyarakat dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Guna mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan Lanud Halim Perdanakusuma. untuk mengirimkan barang-barang terlarang seperti narkoba, miras dan sejenisnya, diperlukan sarana untuk mencegahnya.

Selain di pasang mesin Xray untuk deteksi bagi para penumpang dan bawaannya sebelum naik ke pesawat terbang, di Seksi Angkutan Lanud Halim Perdanakusuma (DAAU), di gunakan pula anjing pelacak untuk mendeteksi barang terlarang. Dua anjing pelacak Satpom Lanud Halim Perdanakusuma yang bernama Tara dan Billa, Jumat (12/9) melaksanakan latihan pelacakan khusus barang bawaan penumpang berupa bahan peledak (handak) dan narkoba di gudang DAAU Lanud Halim Perdanakusuma. Kedua anjing tersebut berhasil menjalani latihan pelacakan khusus tersebut dengan baik. Latihan disaksikan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Sri Pulung D.,S.E.,MMgt.Stud., Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kol Pnb M. Iman Handojo, Dansatpom Letkol Pom R. Roni Widayanto dan lainnya.

Baca juga:  Direktur Umum Kodiklatau Tutup Tiga Pendidikan di Lanud Adi Soemarmo             

Dansatpom Letkol Pom R. Roni Widayanto menyampaikan Anjing Tara berkualifikasi deteksi bahan peledak (handak) berjenis Labrador dari Amerika Serikat, berusia 2,5 tahun. “Apabila Tara telah berhasil mendeteksi handak, akan duduk di sebelah obyek, tanpa mengacak acak isinya, sedangkan Anjing Billa berkualifikasi narkoba juga berjenis Labrador berusia 1,5 tahun dan akan mengacak-acak obyek deteksi apabila berhasil mengendus narkoba”, ujar Dansatpom.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel