Berita

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, TK dan SD Angkasa Lanud Silas Papare Manfaatkan Daring untuk Kegiatan Belajar Mengajar

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, TK Dan SD Angkasa Lanud Silas Papare manfaatkan daring untuk kegiatan belajar mengajar
#TNIAU 

TNI AU. Demi mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19, TK dan SDS Angkasa Lanud Silas Papare menerapkan pembelajaran secara daring (dalam jaring/online).

Untuk Anak Didik SD Angkasa Lanud SPR melaksanakan belajar online melalui room meeting webex. Sementara untuk TK Angkasa Lanud Silas Papare menerapkan pembelajaran secara daring dengan menggunakan aplikasi “Zoom Cloud Meeting”. Pertemuan dilakukan reguler setiap hari.

Anak didik dapat bertatap muka secara langsung dengan guru secara online dan guru dapat bertatap muka dan memandu anak anak secara langsung dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Sejak hari selasa (17/03) yang lalu, aktivitas belajar tatap muka di sekolah sementara waktu kita alihkan di rumah masing-masing siswa. Jadi bukan sekolah libur. Tapi kita alihkan dengan kegiatan school from home dengan fasilitas daring untuk KBM demi mencegah penyebaran virus corona,” kata Ketua Yasarini Lanud Silas Papare, Ny Ira Tri Bowo, Minggu (21/03/2020).

Ny Ira menjelaskan, diharapkan peserta didik untuk tetap dapat beraktivitas belajar di rumah dengan panduan guru secara langsung meskipun tatap muka dilakukan di dunia maya.

Peran serta orang tua juga sangat diharapkan untuk membantu siswa dalam memahami materi belajar, meningkatkan hubungan yang lebih dekat antara orangtua dan anak serta menjalankan tugas orangtua dalam memberikan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“Jangan malah memanfaatkan kondisi ini untuk liburan. Kita mengambil kebijakan ini dalam rangka untuk kesehatan bersama,” kata Ny Ira

Untuk para guru, sambungnya, tetap melaksanakan aktivitas mengajar yang dapat dilakukan juga di rumah masing-masing dengan memanfaatkan daring meskipun masih diperbolehkan untuk ke sekolah dalam rangka mempersiapkan bahan ajar dan lembar kerja siswa.

Untuk sementara aktivitas para guru kita arahkan juga untuk tetap dilakukan di rumah meskipun setiap hari harus melaporkan hasil kerja siswa kepada Yayasan melalui daring dan saat KBM online juga akan dipantau oleh Yasarini (Yayasan Ardhya Garini).

Meskipun dengan segala keterbatasan, namun kegiatan KBM melalui daring ini dirasakan sebagai pilihan terbaik agar tetap terbina hubungan siswa dan guru serta KBM tetap terlaksana sesuai kalender pendidikan yang telah ditetapkan.

“Setelah 14 hari masa inkubasi ini, aktivitas KBM melalui daring akan dievaluasi ulang, semoga semuanya akan segera kondusif dan siswa dapat belajar secara reguler dengan tatap muka langsung seperti sediakala,” lanjut Ny Ira.

Baca juga:  Apel Khusu Menyambut Tahun Baru

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel