Berita

Antisipasif perkembangan HIV-AIDS, warga AAU di bekali informasi HIV-AIDS

Dibaca: 11 Oleh 06 Feb 2012Tidak ada komentar
Antisipasif perkembangan HIV-AIDS, warga AAU di bekali informasi HIV-AIDS
#TNIAU 

Bertempat di Gedung Sabang Merauke (GSM) AAU, Senin (6/2), Dr. Eko Ari Bowo, Sp,PD, KG ER memberikan ceramah tentang HIV (Human Immunudeficiency Virus) /AIDS (Acquired Immune Defiency Syndrome). Dokter yang bekerja di RS Sardjito ini mengatakan bahwa HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan setelah periode 5 sampai dengan 10 tahun dapat menyebabkan seorang pengidap HIV dapat berubah menjadi penderita AIDS. Sedangkan pengertian AIDS yaitu kumpulan gejala penyakit akibat hilangnya/berkurangnya sistem kekebalan tubuh seseorang.

Perkembangan Kasus HIV di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, TNI dalam hal ini khususnya AAU bertindak cepat dan antisipasif dengan perkembangan kasus HIV-AIDS. Penularan HIV/AIDS pada prinsipnya melalui perpindahan virus HIV dari darah dan atau cairan sperma/vagina seorang penderita kepada orang lain, diantaranya melalui hubungan seksual, transfusi darah, penggunaan alat suntik dan Ibu hamil yang terkena virus HIV dengan anak yang dikandungnya. Sedangkan penularan melalui air ludah, keringat dan air mata tidak cukup untuk menularkan virus ini.

Baca juga:  10 Perwira AU Malaysia Kunjungi Lanud Husein S

Cara-cara pencegahan HIV/AIDS antara lain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, berhati-hati dalam menggunakan alat jarum suntik/alat tusuk lainnya (termasuk pisau cukur), hindari penggunaan jarum suntik secara bergantian, berperilaku seksual yang halal dan sehat, gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual yang beresiko serta setia kepada satu pasangan yang tidak terinfeksi HIV.

Perlu diketahui juga bahwa HIV/AIDS tidak akan menular melalui aktifitas sosial biasa seperti tinggal serumah, bersenggolan, berjabat tangan, batuk/bersin, menggunakan peralatan makan yang sama, bersentuhan dengan pakaian/barang-barang penderita HIV/AIDS. Oleh karena itu diharapkan tidak memutuskan hubungan social dengan penderita.

Ceramah dihadiri Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Bambang Samoedro, S.Sos, Wakil Gubernur AAU Marsma TNI Sugihardjo, Ketua PIA Ardhya Garini CBS AAU Ny. Poeri Bambang Samoedro beserta pengurus PIA AG CBS AAU, para Karbol, Antap AAU yang terdiri dari para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS TNI AU.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel