Berita

APEL BENDERA 17 JUNI 2009 DI SESKOAU LEMBANG

Dibaca: 20 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Menyikapi situasi yang terjadi di lingkungan TNI AU khususnya pada bulan Juni ini TNI AU kehilangan beberapa prajurit dan Alut Sista dimana pada tanggal 12 Juni 2009 telah jatuh sebuah Pesawat Helikopter yang sedang melaksanakan uji terbang di Lanud Atang Sanjaya Bogor. Demikian dikatakan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Danseskoau) Marsekal Muda TNI Rodi Suprasodjo pada upacara bendera bulanan tangal 17 Juni 2009 di Seskoau Lembang Bandung Barat, untuk itu Komandan mengajak segenap anggota Seskoau untuk menundukkan kepala sejenak serta memanjatkan doa semoga arwah para Prajurit yang gugur tersebut diterima di Sisi Allah SWT sesuai dengan amal ibadahnya serta diberikan kekuatan iman dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkannya termasuk semua anggota TNI AU dimanapun berada yang sama-sama diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi Negara melalui TNI AU agar terus berjuang untuk tegaknya kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia. Lebih lanjut Komandan mengatakan musibah ini tidak perlu membuat berkecil hati atau berduka berkepanjangan, namun perlu memetik pelajaran dan hikmah dibalik musibah agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan profesionalisme sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga Insya Allah akan terhindar dari bahaya dan musibah sekecil apapun.

Baca juga:  Lanud Adi Soemarmo akan Mengggelar Air Force 3 Fun 3 Tahun 2019

 

Lebih jauh Marsda Rodi mengingatkan bulan Juli 2009 mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dimana telah ditetapkan tiga calon Presiden dan Wakil Presiden, dan dari tiga calon tersebut baik Presiden maupun Wakil Presiden ada yang berasal dari unsur purnawirawan TNI serta mendapatkan dukungan dari para purnawirawan termasuk para purnawirawan Pati TNI baik sebagai partisipan maupun sebagai tim sukses.

 

Sehubungan dengan hal tersebut Komandan menekankan kepada seluruh warga Seskoau untuk tetap berada pada koridor yang disyaratkan bagi TNI, tidak terpancing oleh situasi dan kondisi saat ini sehingga tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung ikut mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Dalam hal ini harus tetap komitmen melaksanakan netralitas TNI yang sudah merupakan harga mati bagi Tentara Nasional Indonesia.

 

Lebih lanjut Komandan mengajak kepada seluruh warga Seskoau untuk sedikit menengok sejarah karena bulan Juni ini tepatnya tanggal 1 Juni 64 tahun yang lalu merupakan lahirnya Pancasila yang telah disahkan melalui sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 sebagai ideologi negara, dasar negara dan cita-cita bagi bangsa Indonesia.

Baca juga:  Latihan Terbang Malam SIP TNI A-66 Ditutup

 

Namun sampai dengan saat ini, masih diliputi keprihatinan karena dari sila-sila Pancasila tersebut belum seluruhnya dapat diwujudkan secara baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan ada kecenderungan melupakan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

 

Hal ini apabila dibiarkan dapat mengancam kehidupan demokrasi dan integritas bangsa Indonesia, yang terdiri dari keanekaragaman suku, budaya, agama, ras, adat istiadat dan golongan.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel