Berita

Apel Kesiapsiagaan Nasional dan Penutupan Latihan KBRN Upaya Preventif untuk Cegah Aksi Terorisme di Wilayah Kalimantan Selatan

Apel Kesiapsiagaan Nasional dan Penutupan Latihan KBRN Upaya Preventif Untuk Cegah Aksi Terorisme Di Wilayah Kalimantan Selatan
#TNIAU 

TNI AU.  Dalam mengantisipasi ancaman tindak pidana terorisme di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan perlunya aparat keamanan setempat untuk membina kemampuan dalam mengantisipasi aksi terorsime yang menggunakan bahan Kimia, Biologi, Radioaktif, dan unsur Nuklir (KBRN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Apel Kesiapsiagaan Nasional dan Latihan Pembinaan Kemampuan dari Ancaman Terorisme yang menggunakan KBRN di wilayah Provinsi Kalsel. Apel Kesiapsiagaan yang digelar oleh Subdit Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis pada Direktorat Penindakan BNPT dan Latihan Penanggulangan Terorisme yang Menggunakan KBRN yang digelar oleh Subdit Pelatihan pada Direktorat Pembinaan Kemampuan BNPT ini dilaksanakan di Mako Satuan Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (22/8).

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Riadi Widyoko yang diwakili oleh Dansatpom Lanud SAM Kapten Pom Dimas Hiroki beserta Satu SST Pasukan dari Lanud SAM turut hadir dan ikut dalam kegiatan tersebut. Turut hadir pula para pejabat setempat yang turut menyaksikan dan meninjau Apel Kesiapsiagaan Nasional tersebut yakni Kapolda Kalsel, Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Winarto, SH.,  Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol M. Aris Purnomo, Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Inf Anggara Sitompul, Danrindam VI/MLW, Kolonel Inf Irwan Subekti, Danlanal Banjarmasin serta perwakilan dari pemerintah provinsi Kalsel dan pemerintah kota Banjarbaru.

Deputi II BNPT Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Irjen Pol. Drs. Budiono Sandi S.H. M.Hum., yang bertindak sebagai Inspektur upacara dalam upacara Latihan KBRN tersebut mengatakan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara BNPT bersama aparat TNI/Polri dan pemerintah daerah, untuk mengecek kesiapsiagaan dari aparat-aparat yang ada di wilayah Kalimantan Selatan dan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan satuan-satuan tugas dalam menyamakan persepsi dan cara bertindak dalam pelaksanaan tugas, dengan menyatukan standar operasional prosedur dari masing-masing satuan menjadi sebuah sistem (one system procedure). Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu masing-masing kesatuan untuk dapat mengantisipasi segala ancaman dan gangguan keamanan di wilayah Kalsel dan sekitarnya.

Lebih lanjut disampaikan pula bahwa potensi terjadinya aksi terorisme dengan menggunakan bahan-bahan KBRN sangat besar. Yang lebih penting apel tersebut juga untuk mensinergikan, dengan metode SOP dari masing-masing satuan yang kemudian disinergikan agar pada saatnya apabila suatu saat diperlukan maka para unsur sudah siap untuk melakukan pengamanan. Diharapkan melalui pelatihan tersebut kemampuan para unsur individu dapat ditingkatkan serta dapat mengimplementasikan hasil latihan tersebut untuk meningkatkan keamanan di Kalsel dan dapat menjaga kondisi wilayah Kalsel agar aman serta mengharapkan terpeliharanya kesiapsiagaan dari seluruh instansi di wilayah Kalsel agar tidak lengah sedikitpun dari ancaman aksi terorisme maupun aksi-aksi kejahatan lainnya demi terciptanya NKRI aman dan damai.

Setelah palaksanaan apel, para pejabat dan para peserta apel yang hadir berkesempatan untuk melihat penampilan simulasi operasi penanggulangan teror dan pembebasan sandera yang menggunakan unsur KBRN dengan metode TTX (Table Top Exercise) dan FMP (Full Mission Profile) yang diperagakan oleh gabungan pasukan TNI, Polri dan juga dari Pemerintah Prov Kalsel.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel