Berita

Apel Khusus Di Mako Kosekhanudnas II Makassar

Dibaca: 13 Oleh 03 Jan 2017Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Memasuki hari pertama di tahun baru 2017, Mako Kosekhanudnas II adakan apel khusus yang berlangsung di lapangan apel Mako Kosekhanudnas II, bertindak selaku pimpinan apel Asisten Intelijen Kosekhanudnas II Kolonel Sus Marta Gunawan yang sekaligus membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (3/1).

Dalam amanatnya, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna mengatakan, menyikapi perkembangan situasi yang dinamis dan kontinjensi, seluruh satuan dalam jajaran TNI Angkatan Udara harus memiliki kualitas profesionalisme yang tinggi dengan program pembinaan yang terlatih, terarah, dan terukur, sehingga memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi berbagai tugas baik untuk operasi militer perang maupun operasi militer selain perang. “Profesionalisme harus terus dilakukan baik melalui pendidikan maupun melalui latihan-latihan yang dilaksanakan secara berjenjang, bertahap, bertingkat dan berlanjut mulai latihan perorangan, latihan satuan dan antar satuan”, tegas Kasau.

Selanjutnya, Marsekal TNI Agus Supriatna menjelaskan bahwa, di tahun 2016, zero accident belum berhasil terwujud, untuk itu perlu upaya lebih keras lagi, bukan saja dari para pelaksana dilapangan, melainkan juga dari pimpinan sebagai penentu kebijakan organisasi, perencana kegiatan, pengambil keputusan, unsur pengadaan materiil, pelayanan personel pemeliharaan dan pendukung lainnya.

Baca juga:  Latihan Jalak Sakti 2014 Gelar “TFG DAN TAMG”

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kasau mengingatkan kepada seluruh personel di jajaran TNI Angkatan Udara, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam operasional, untuk menerapkan budaya safety pada setiap pelaksanaan tugas. Budaya safety tersebut, dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan yang muaranya mengarah pada upaya mencegah terjadinya accident dan incident. Selain itu upaya pembinaan keselamatan terbang dan kerja melalui program “ road to zero accident “, hendaknya secara konsisten dilaksanakan tanpa mengabaikan tujuan operasi dan latihan itu sendiri.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel