Berita

Apel Khusus di Lanud Halim Perdanakusuma

Apel Khusus di Lanud Halim Perdanakusuma
#TNIAU 

TNI AU, JAKARTA, HALIM. Seluruh anggota Lanud Halim Perdanakusuma mengikuti apel  khusus di Apron Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis ( 2/1). Apel Khusus dipimpin Kepala Dinas Logistik Lanud Halim P. Kolonel Tek Ruhimat.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kolonel Tek Ruhimat mengatakan, sebagai alat pertahanan negara TNI Angkatan Udara adalah sebuah kekuatan yang akan selalu dan selamanya mendapat panggilan tugas untuk mengawal  dan membelanya.

Tanggung jawab TNI AU juga semakin berat ketika dihadapkan pada kondisi keamanan internasional dan regional yang masih labil, dimana potensi konflik dan ketegangan akan terus mengancam kedaulatan NKRI, lanjutnya.

Kepala Staf Angkatan Udara juga  menyampaikan  agar memiliki kemampuan operasi udara yang andal, maka TNI AU melanjutkan pembangunan Kekuatan Pokok Minimum (MEF) yang telah dimulai sejak tahun 2010 dan akan berakhir pada tahun 2024.

Meskipun tahun 2020 menjadi periode krusial bagi TNI AU , karena capaian program MEF belum sesuai harapan, namun  dengan sisa waktu lima tahun diharapkan bisa menyelesaikan program tersebut dengan kerja keras dan lebih serius, jelas Kasau.

Baca juga:  Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Silahturahmi ke Yayasan Yatim Piatu

Di bagian lain Kasau juga menyampaikan tentang tantangan lain TNI Angkatan Udara yang harus dicermati yaitu melanjutkan pembangunan alutsista adalah kehadiran era Revolusi Industri 4.0. Alutsista hasil Revolusi Industri 4.0 tiba tiba telah mengubah proyeksi strategi dan taktik operasi Angkatan Udara di seluruh dunia.

Kasau menambahkan  dalam rangka mewujudkan kinerja unggul, menciptakan inovasi yang lebih baik, serta mempertahankan kondisi zero accident pada tahun 2020, maka leadership menjadi faktor kunci peningktan kinerja seluruh jajaran TNI AU.

“Saya instruksikan agar semua Kepala Satuan Kerja, Panglima, Gubernur, dan Komandan satuan membangun manajemen atau tata kelola satuan yang lebih berkualitas.”

“Ingat jika sebuah satuan melaksanakan misi tanpa manajemen yang baik, tanpa perencanaan dan pengawasan yang cukup, maka pencapaian kinerja dan zero accident dalam tiga tahun terakhir ini bisa menjadi sia-sia”, ujarnya.

Diakhir sambutannya Kasau mengharapkan agar  para prajurit Angkata Udara selalu menjadi teladan dalam setiap jengkal pengabdian.

“Ingat seluruh alutsista dan fasilitas TNI Angkatan Udara, bahkan dukungan kesehjateraan prajurit adalah hasil jerih payah rakyat”.

Baca juga:  RAPAT ANGGOTA TAHUNAN PRIMKOP KOHANUDNAS

“Saya juga tegaskan  visi saya tentang TNI Angkatan Udara yang profesional, militan dan inovatif, sebagai modalitas kerja seluruh satuan di tahun 2020, harus kita laksanakan dan wujudkan bersama”, demikian pungkas Kasau.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel