Berita

Apel Khusus Tahun Baru di Lanud Sultan Hasanuddin

By 02 Jan 2019 January 3rd, 2019 No Comments
HND_9566
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU. Memasuki awal tahun baru 2019, seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (2/1/2019) mengikuti Apel Khusus dipimpin langsung Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.IP. di hangar Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin.

Dalam sambutan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. yang dibacakan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin selain menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2019 kepada seluruh prajuritnya dan ucapan Selamat Hari Natal kepada umat Kristiani TNI Angkatan Udara, Kasau juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TNI Angkatan Udara mencapai kondisi zero accident pada tahun 2018, yang merupakan bukti keberhasilan personel TNI Angkatan Udara dalam menjauhkan diri dan organisasi dari perilaku yang tidak profesional, seperti unsafe action dan unsafe condition.

Kasau menambahkan bahwa pencapaian zero accident pada tahun 2018 bukan puncak akhir dari program road to zero accident yang menjadi komitmen jangka panjang seluruh jajaran TNI Angkatan Udara. Kondisi zero accident pada tahun 2018 hanyalah penggalan dari perjalanan panjang, untuk menjadikan safety culture sebagai budaya kerja TNI Angkatan Udara.

Kasau juga mengharapkan dalam pencapaian zero accident agar jajaran TNI Angkatan Udara tidak boleh cepat puas dan tidak boleh sedetikpun lengah serta menciptakan program-program keselamatan terbang dan kerja yang lebih inovatif, modern dan menarik sehingga budaya safety yang lebih baik pada tahun 2019.

Pada tahun 2019, TNI Angkatan Udara harus mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan kinerja yang akan berkontribusi pada percepatan pembangunan Minimum Essential Force (MEF) dan meningkatkan level profesionalisme TNI Angkatan Udara, tambah Kasau, semua jajaran segera menemukan solusi dari berbagai masalah yang terjadi pada tahun 2018 dengan melakukan persiapan lebih awal, cermat dan serius serta memperbaikidiri dan kinerja satuan untuk memberikan sumbangsih yang lebih baik pada TNI Angkatan Udara.

Melihat perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan menonjol seperti bencana alam, gerakan separatis, terorisme, konflik horizontal dan berbagai masalah sosial lainnya. Kasau menekankan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Udara harus memperhatikan dengan cermat dan harus “siap operasi” jika diperlukan untuk menghadapi setiap kondisi darurat. Ditambahkan untuk segala kendala, masalah dan keterbatasan, sudah harus diantisipasi sejak awal tahun, sehingga memudahkan pengambilan keputusan saat terjadinya kontijensi.

Menjelang Pemilu bulan April 2019, Kasau mengharapkan semua jajaran agar waspada, menjaga diri dan menahan diri selama pesta demokrasi berlangsung, semua anggota TNI Angkatan Udara tetap memegang teguh komitmen Netralitas TNI dan jangan pernah sekali-kali terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Selanjutnya dalam memulai program kerja tahun 2019, Kasau mengajak seluruh jajaran untuk menyatukan hati, pikiran dan perbuatan, agar sepenuhnya tercurah kembali kepada TNI Angkatan Udara serta memperbaiki segala sesuatu yang belum optimal di tahun 2018 dengan bermodalkan tiga kata yaitu Profesional, Militan dan Inovatif.

Di akhir sambutannya, Kasau menyampaikan perintah untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas TA 2019 diantaranya memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral keprajuritan, dan implementasikan sebagai perilaku luhur dalam kehidupan organisasi, keluarga dan sosial kemasyarakatan. Menjadi prajurit yang profesional, militan dan inovatif untuk menghadapi setiap tantangan penugasan, serta untuk mengembangkan kinerja satuan.

Menegakkan disiplin peraturan dan hukum, serta jangan pernah membuat pelanggaran moral, etika dan hukum sekecil apapun yang bisa menciderai nama baik organisasi dan menyakiti hati rakyat. Membudayakan keselamatan terbang dan kerja sebagai kebutuhan diri dan organisasi yang tidak tergantikan, serta ciptakan inovasi menarik untuk mampu memotivasi pencapaian zero accident.

Dapat menjadi pelopor dalam menjaga soliditas dan sinergitas TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara dan komponen bangsa lainnya, demi terciptanya harmoni dalam peri kehidupan kebangsaan untuk mengawal kesuksesan program pembangunan nasional. Selalu memegang teguh komitmen netralitas TNI dengan tidak terlibat kegiatan politik praktis yang melanggar hukum dan mencederai prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila serta memegang teguh tekad dan semangat untuk selalu mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.

HND_9552

Leave a Reply