Berita

Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi PPRC TNI Tahun 2019 di Lanud Abdurahman Saleh

Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi Pprc Tni Tahun 2019 Di Lanud Abdurahman Saleh
#TNIAU 

TNI AU. Dalam mengemban tugas, Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI harus memegang prinsip “cepat” dalam manuver, “tepat” menghitung kemampuan dan batas kemampuan untuk mencapai sasaran, serta “Singkat” dalam deploitasi kekuatan.

Hal ini sesuai dengan tugas pokok Satuan PPRC TNI yaitu sebagai penindak cepat, tepat dan singkat untuk mencegah, menangkal, menggagalkan dan menghancurkan setiap bentuk ancaman militer dan non-militer di wilayah NKRI, dalam menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasukan Pemukul Redaksi Cepat (PPRC) TNI menggelar apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi PPRC TNI Tahun 2019 di Taxy Way Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (9/7).

Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi PPRC TNI ini dipimpin langsung Pangdivif 2 Kostrad yang juga selaku Komandan PPRC TNI Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han), yang diikuti 2.397 prajurit yang terdiri Satgasud, Tim Kdol, Satkomplek, Denma PPRC serta Satgasrat dan tergelar material tempur terdiri dari 2 unit Pesawat Hercules, 3 unit Pesawat Super Tucano serta 1 unit Pesawat Cassa.

Pangdivif 2 Kostrad menjelaskan dalam amanatnya, Setiap prajurit PPRC TNI harus selalu menjaga kesiapan fisik dan mental untuk siap sewaktu-waktu bergerak ke daerah penugasan operasi. “Bina dan pelihara kesiapan satuan, agar selalu dalam kondisi prima untuk melaksanakan tugas. Kesiapan satuan merupakan proses yang bertahap, bertingkat dan berlanjut. Untuk itu perlu semangat dan tekad yang kuat guna mewujudkannya. Oleh karena itu membutuhkan perhatian dari para Komandan Satuan Tugas dalam membinanya,” tegasnya.

Disamping melaksanakan latihan-latihan secara parsial guna memelihara kesiapan personel, kondisi teknis Alutsista juga perlu mendapat perhatian. Untuk itu ditegaskan Komandan PPRC TNI, “Laksanakan pengecekan dan pemeliharaan serta pertahankan terus kesiapan teknis Alutsista agar senantiasa dalam kondisi siap untuk mendukung tugas pokok PPRC TNI,” tambahnya.

Pangdivif 2 Kostrad juga menegaskan, apel pemeriksaan kesiapan merupakan juga bagian dari upaya memelihara kesiapan PPRC TNI sebagai merupakan garda terdepan menghadapi berbagai ancaman pertahanan Negara. “Dalam berbagai situasi apapun, setiap saat TNI harus terus dapat menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan untuk merespon berbagai ancaman, baik yang bersifat nasional, regional maupun global, karena kedaulatan negara adalah hal mutlak bagi keberlangsungan NKRI,” jelasnya.

“Optimalkan kemampuan yang kita miliki. Kesemuanya itu memerlukan aktifitas, tenaga dan pikiran, pengetahuan serta kerjasama yang baik. Disamping itu, dibutuhkan juga kesungguhan dari para prajurit sehingga tujuan pelaksanaan tugas dapat dicapai secara optimal,” pungkas Pangdivif 2 Kostrad.

Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Komandan Danwing 2 Lanud Abdulrachman saleh Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.S0s., M. A. P. Dengan dihadiri pejabat meliputi para Asisten PPRC TNI, Staf khusus PPRC TNI, Para Komandan Satuan Jajaran PPRC TNI serta Komandan Satuan Jajaran TNI di Malang.

Setelah apel diadakan pemeriksaan alutsista, pasukan, kendaraan bermotor dan peralatan tugas prajurit Tim Dallan, Sarpur, Dalpur Jump Master Paskhas dan peralatan terjun Tim KDOL, Perbekud dan Alkeslap Kostrad Panglima Divisi 2 beserta pejabat.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel