Berita

Awali Tugas Tahun 2020, Danlanud Raden Sadjad Pimpin Apel Khusus

Oleh 02 Jan 2020 Januari 5th, 2020 Tidak ada komentar
Mengawali tugas Tahun 2020, Danlanud Raden Sadjad Pimpin Apel Khusus
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Kolonel Pnb Fairlyanto, S.T., M.A.P., pimpin apel khusus memasuki tahun baru 2020, dilapangan Apel Baseops Lanud Raden Sadjad, Kamis (2/1) diikuti oleh personel baik Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS TNI, Lanud Rsa, Danlanud Rsa membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.

Dalam sambutannya Kasau mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2020” kepada seluruh anggota TNI Angkatan Udara di mana pun berada dan bertugas. Semoga Tahun 2020 membawa berkah, serta melahirkan prestasi yang lebih membanggakan bagi TNI Angkatan Udara. Selain itu Kasau juga mengucapkan “Selamat Hari Natal” kepada umat kristiani TNI Angkatan Udara, semoga peringatan Natal mencurahkan berkah kedamaian dan kebahagiaan kepada TNI Angkatan Udara, bangsa, dan negara.

Selanjutnya Kasau juga menyampaikan Atas keberhasilan pelaksanaan tugas pada tahun 2019, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara. Setahun lalu, saya telah mencanangkan visi, “TNI Angkatan Udara yang profesional, militan, dan inovatif, serta pada akhirnya, hari ini saya begitu bangga dan bahagia, bahwa apa yang menjadi visi saya tersebut telah dilaksanakan dengan sangat baik. Semua jajaran TNI Angkatan Udara telah bekerja dengan sangat keras selama setahun terakhir, do the best and never give up, sebagai “sayap tanah air yang perkasa” ,” terang Kasau.

Baca juga:  Sukses Lanud Sutan Sjahrir Mengadakan Bakti Sosial dan Karya Bakti Terbesar di Piobang Dalam Rangka Hari Bakti TNI AU Ke-72 Tahun 2019

Apresiasi khusus perlu saya sampaikan kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara, terkait keberhasilan program Road to Zero Accident yang telah kita perjuangkan bersama. Atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, TNI Angkatan Udara mampu mempertahankan kondisi zero accident selama tiga tahun berturut-turut. Ini bukanlah sebuah kebetulan, namun sebagai manifestasi manajemen safety culture yang semakin baik pada organisasi TNI Angkatan Udara. Zero accident selama tahun 2017- 2019 adalah hasil kerja keras bersama, dan saya yakin, hal ini akan menjadi sumbangsih dan investasi terbesar kita kepada TNI Angkatan Udara. Kelak, generasi masa depan akan mengenang dan meneladani, bahwa mempertahankan zero accident dalam kurun waktu panjang bukanlah “pepesan kosong”, jelas Kasau.

Kita harus menyadari, bahwa sebagai alat pertahanan negara, TNI Angkatan Udara harus menghadapi tantangan tugas yang terus meluas dan meninggi. Langit begitu luas dan tiada bertepi, dan TNI Angkatan Udara adalah sebuah kekuatan yang akan “selalu dan selamanya” mendapat panggilan tugas untuk mengawal dan membelanya. Tanggung jawab TNI Angkatan Udara juga semakin berat ketika dihadapkan pada kondisi keamanan internasional dan regional yang masih labil, di mana potensi konflik dan ketegangan akan terus mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita pun masih harus menghadapi berbagai kerawanan di dalam negeri dari peristiwa bencana alam, pelanggaran wilayah, separatisme, terorisme, konflik komunal, dan gangguan keamanan lain. Dalam rangka menghadapi berbagai tantangan dan ancaman tersebut di atas, TNI Angkatan Udara harus senantiasa dididik, dilatih, dan disiagakan untuk melindungi ibu pertiwi,” ungkap Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M.

Baca juga:  Pasis Sesau Angkatan Ke-10 Laksanakan KKDN

Agar memiliki kemampuan operasi udara yang andal, maka TNI Angkatan Udara melanjutkan pembangunan Kekuatan Pokok Minimum (MEF) yang telah dimulai sejak tahun 2010 dan akan berakhir pada tahun 2024. Tahun 2020 menjadi periode krusial bagi TNI Angkatan Udara, karena capaian program MEF yang belum sesuai harapan, dan ada sisa waktu lima tahun untuk menyelesaikan program tersebut. Jika kita tidak bekerja lebih keras dan lebih serius sejak hari ini, maka target pembangunan MEF mustahil dicapai tepat waktu,” jelas Kasau.

Diakhir amanatnya Kasau mengajak seluruh jajaran untuk menyatukan hati, pikiran dan perbuatan, agar sepenuhnya tercurah kembali kepada TNI Angkatan Udara. Saya pun ingin menegaskan visi saya tentang “TNI Angkatan Udara yang profesional, militan, dan inovatif”, sebagai modalitas kerja seluruh satuan di tahun 2020.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel