Berita

AYO KE MUSPUSDIRLA

Dibaca: 712 Oleh 21 Mar 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Yogyakarta tak hanya dikenal sebagai kota pendidikan. Kota yang mendapat julukan kota gudeg ini, dikenal juga sebagai kota pariwisata. Sebagai kota pariwisata, di Yogyakarta terdapat banyak pilihan tempat wisata yang bisa dikunjungi. Tidak hanya wisata yang menawarkan keindahan alam saja, namun wisata religi dan wisata edukasi pun ada.

Bicara tentang wisata edukasi, tentunya para pelancong tidak akan melewatkan kunjungan ke berbagai museum yang tersebar di berbagai sudut Kota Yogyakarta. Di Yogyakarta sedikitnya terdapat sekitar 38 museum atau sekitar 15 persen dari jumlah seluruh museum di Indonesia.

Menurut catatan dari Badan Musyawarah Museum DIY, 38 museum tersebut terbagi dalam beberapa kategori, antara lain Museum Sejarah dan Perjuangan, Museum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Museum Budaya. Dengan beragam museum berarti pelancong yang berwisata ke Yogyakarta mempunyai banyak alternatif untuk menjatuhkan pilihan kunjungan ke salah satu museum. Mungkin salah satunya ke Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala (Muspusdirla), yang masuk ke dalam kategori Museum Sejarah dan Perjuangan.

Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala atau yang lebih membumi dengan sebutan Museum Pesawat Terbang ini terletak di komplek Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta. Menempati areal seluas 8765 m², museum kebanggaan warga TNI Angkatan Udara ini menampilkan 40 koleksi pesawat terbang. Kepala Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Sudarno, Rabu (21/3) menjelaskan, koleksi pesawat terbang yang dipamerkan merupakan bagian dari kekuatan TNI Angkatan Udara yang dulu pernah ikut menjaga dirgantara Indonesia.

Selain koleksi pesawat terbang, tutur Letkol Sus Drs. Sudarno, museum juga memamerkan beberapa koleksi lain, seperti pakaian peninggalan pahlawan nasional dari TNI Angkatan Udara, diorama pembentukan dan peran TNI Angkatan Udara serta film video kedirgantaraan suguhan di Mini Teater.

Di Mini Teater, terang Letkol Sus Drs. Sudarno, para pengunjung dapat menonton film video tentang pertunjukan udara tim aerobatik TNI Angkatan Udara, Jupiter Aerobatic Team ataupun tim aerobatik dunia seperti Tim Golden Eagle dari Korea Selatan serta tim dari negara-negara lain.

“Keberadaan Mini Teater Muspusdirla merupakan magnet baru bagi pelancong untuk datang mengunjungi Museum Dirgantara Mandala,” terang Letkol Sus Drs. Sudarno.

Menurutnya selain film video tentang pertunjukan udara tim aerobatik, di Mini Teater juga menyiapkan film anak-anak bergenre drama musikal. Namun untuk menontonnya Letkol Sus Drs. Sudarno menyarankan agar datang secara rombongan.

Kenangan manis selama mengunjungi Museum Dirgantara Mandala tentu saja akan lebih berkesan apabila diabadikan dalam lembaran foto. Pengunjung tidak perlu khawatir jika tidak membawa kamera. Karena di salah satu sudut ruang Alutsista, pihak Museum Dirgantara Mandala telah menyediakan Studio Foto Dirgantara yang selalu siap melayani pengunjung untuk berfoto. Bahkan apabila pengunjung mengingkan berfoto dengan mengenakan baju penerbang pun, pengelola Studio Foto menyediakannya. Atau ingin bergaya bak penerbang dengan latar belakang pesawat F-16, juga bukan masalah. Karena museum telah menyiapkan foto penerbang seukuran manusia dengan latar belakang salah satu pesawat andalan TNI Angkatan Udara itu. Tinggal melongokkan wajah, pengunjung sudah menjadi “penerbang yang gagah berani”. Penasaran? Ayo ke Muspusdirla.

Baca juga:  LANUD ASTRA KSETRA LAKSANKAN LOMBA MANCING

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel