halaman

BAB IV : PERAN, FUNGSI DAN TUGAS TNI ANGKATAN UDARA

Dibaca: 3774 Oleh 10 Jan 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

19. Umum.   Mengingat konstelasi geografi dan luasnya wilayah Indonesia, keberadaan TNI Angkatan Udara merupakan alat tempur utama dalam penggunaan kekuatan untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI sebagai satu kesatuan demi tercapainya jaminan terhadap keselamatan bangsa dan negara.   Peran, fungsi dan tugas TNI Angkatan Udara dalam mencapai kejayaan Indonesia merupakan implementasi nyata yang harus diwujudkan sesuai amanat Undang-Undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, yaitu dalam rangka upaya pertahanan, keamanan, penegakan hukum serta pemberdayaan wilayah pertahanan.   

 

20. Peran TNI Angkatan Udara.   Dalam penyelenggaraan pertahanan negara, TNI Angkatan Udara berperan sebagai alat pertahanan negara matra udara di wilayah yurisdiksi nasional.   Dalam menghadapi ancaman militer, TNI Angkatan Udara berperan sebagai komponen utama yang didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung, sedangkan dalam menghadapi ancaman nonmiliter, TNI Angkatan Udara berperan sebagai penegak hukum dan keamanan di udara, pemberdayaan wilayah pertahanan udara, serta unsur pendukung bagi lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan.  

 

21. Fungsi  TNI Angkatan Udara.    Sebagai inti kekuatan udara nasional, peran dan tugas TNI Angkatan Udara melekat sebagai alat pertahanan negara di udara.   TNI Angkatan Udara memandang wilayah pertahanan udara merupakan satu kesatuan yang utuh, sehingga fungsi yang dikembangkan merupakan satu kebijakan yang mengatur fungsi pembinaan, dan penggunaan kekuatan.   TNI Angkatan Udara mengembangkan dua fungsi utama yang tidak dapat dipisahkan, yakni :

Baca juga:  MESS PERWIRA LANUD SURABAYA

 

a. Fungsi Pembinaan.

 

1) Pembinaan Kekuatan.  Pembinaan kekuatan TNI Angkatan Udara ditujukan pada objek organisasi, personel, materiil fasilitas dan jasa, sistem dan metode, serta anggaran dalam rangka melaksanakan tugas TNI Angkatan Udara yang meliputi pertahanan, penegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yuridiksi nasional, serta pemberdayaan wilayah pertahanan matra udara.   Objek tersebut dibina dan diberdayakan melalui kebijakan dan strategi militer sesuai dengan politik negara guna mewujudkan postur TNI Angkatan Udara yang tangguh dan andal. Pembinaan kekuatan tersebut   dilaksanakan dengan menganut sistem fungsi staf.

 

2) Pembinaan Kemampuan. Postur TNI Angkatan Udara yang dihasilkan dari proses pembinaan kekuatan tersebut akan dibina secara bertahap dan berkesinambungan, agar memiliki kemampuan pertempuran udara, pengendalian udara dan dukungan udara serta kemampuan pemanfaatan informasi. Pembinaan kemampuan dilakukan secara proporsional untuk mewujudkan suatu kemampuan operasional berbasis profesionalitas yang dapat diandalkan guna mencapai keberhasilan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

 

b. Fungsi Penggunaan Kekuatan.

 

1) Penangkal.   TNI Angkatan Udara merupakan salah satu kekuatan nyata TNI yang mempunyai aspek psikologis untuk diperhitungkan oleh lawan, sehingga mengurungkan niat lawan sekaligus mencegah niat lawan yang akan mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.  

 

2) Penindak.   TNI Angkatan Udara merupakan salah satu kekuatan nyata TNI yang mampu menghancurkan kekuatan yang mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. 

 

3) Pemulih.   TNI Angkatan Udara merupakan kekuatan nyata TNI bersama-sama dengan instansi pemerintah lainnya membantu fungsi pemerintah untuk mengembalikan kondisi keamanan negara yang telah terganggu akibat kekacauan keamanan karena perang, pemberontakan, konflik komunal, huru-hara, terorisme dan bencana alam.   Dalam konteks internasional, TNI Angkatan Udara berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui upaya menciptakan dan memelihara perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri.      

Baca juga:  MESS ANGKASA 1

 

22. Tugas TNI Angkatan Udara.

 

a. Dalam menjamin kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, TNI Angkatan Udara bertugas :

 

1) Melaksanakan tugas TNI matra udara di bidang pertahanan.

 

2) Menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

 

3) Melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara.

 

4) Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara.

 

b. Pelaksanaan tugas diatas diwujudkan dalam kegiatan operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP) meliputi :

 

1) Operasi Militer untuk Perang terdiri atas :

 

a) Operasi Pertahanan Udara, meliputi kegiatan Operasi Hanud Aktif dan Operasi Hanud Pasif.

 

b) Operasi Serangan Udara Strategis, meliputi kegiatan Operasi Pengamatan dan Pengintaian Udara Strategis, Operasi Penyerangan Udara dan Operasi Perlindungan Udara.    

 

c) Operasi Lawan Udara Ofensif, meliputi kegiatan Operasi Penyerangan dan Operasi Perlindungan Udara.   

 

d) Operasi Dukungan Udara, meliputi kegiatan Operasi Penyekatan Udara, Operasi Serangan Udara Langsung, Operasi Pengungsian Medis Udara, Operasi Angkutan Udara, Operasi Patroli Udara, Operasi Pengintaian Udara Taktis, Operasi Pengisian Bahan Bakar di Udara, Operasi Perlindungan Udara, Operasi SAR Tempur, Operasi Pengamanan Alutsista, Operasi Bantuan Tembakan Udara dan Operasi Khusus. 

Baca juga:  LANUD PALEMBANG

 

e) Operasi Informasi, meliputi kegiatan Operasi Lawan Informasi Ofensif dan Operasi Lawan Informasi Defensif. 

 

2) Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa Operasi Pertahanan Udara, Operasi Dukungan Udara dan Operasi Informasi, dalam rangka :    

 

a) Mengatasi gerakan separatis bersenjata.

 

b) Mengatasi pemberontakan bersenjata.

 

c) Mengatasi aksi terorisme.

 

d) Mengamankan wilayah perbatasan.

 

e) Mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.

 

f) Melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri.

 

g) Mendukung mengamankan Presiden dan Wakil Presiden RI beserta keluarganya.

 

h) Memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini dalam rangka sistem pertahanan semesta.

 

i) Membantu tugas pemerintahan di daerah.

 

j) Membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang.

 

k) Mendukung mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan asing yang sedang berada di Indonesia.

 

l) Membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

 

m) Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue).

 

n) Membantu pemerintah untuk pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan dan penyelundupan.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel