Berita

Bakorda AU Bandung Peringati Hari Angkatan Udara ke-67

Dibaca: 7 Oleh 10 Apr 2013Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Pentak, Margahayu-Bandung (9/4) Puncak peringatan ke-67 hari Angkatan Udara wilayah Bakorda Bandung diselenggarakan dengan upacara militer di lapangan merah Makorpaskhas Lanud Sulaiman dengan inspektur upacara Marsekal Pertama TNI IB Manurung dan dihadiri oleh para pejabat perwira tinggi di lingkungan TNI Angkatan Udara Bakorda Bandung, diantaranya WadanKoharmatau Marsma TNI Asri Yatim dan Dirbinjemen Seskoau Marsma TNI Wisnu S, para undangan diantaranya Kas Kodam III Siliwangi Brigjen TNI Sudirman K, Wakapolda Bandung Brigjen Pol Rycko Amelza D., Bupati Bandung H. Dadang M. Nasser, S.E., S.I.P, para pejabat jajaran Muspida kabupaten Bandung, dan para komandan satuan jajaran Bakorda Bandung.

Hari Angkatan Udara tanggal 9 April 2013, merupakan momen historis perjalanan TNI Angkatan Udara hingga usianya ke-67, dan pada tahun 2013 ini pula bagi TNI, khususnya TNI Angkatan Udara adalah momen historis yang sangat penting, sehubungan dengan rencana kehadiran sejumlah besar alutsista matra udara, menjelang berakhirnya renstra minimum essential force-mef TNI tahap II tahun 2014. 

Baca juga:  BUKA BERSAMA KELUARGA BESAR LANUD EL TARI

Demikian sambutan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono S.E yang dibacakan oleh Wakil Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI IB Manurung saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan ke-67 hari Angkatan Udara se-wilayah Bakorda Bandung yang puncak peringatannya dilaksanakan di lapangan merah Korpaskhas Lanud Sulaiman. ( Selasa, 9/4)

Dalam sambutannya, Panglima TNI berharap agar profesionalisme dan dedikasi yang dibangun pada titik penting 2013, harus melahirkan grand aerostrategy indonesia, yang mampu membangun interoperabilitas seluruh unsur pertahanan udara TNI dan mengakomodir seluruh potensi udara nasional pada tataran operasional dihadapkan kepada geostrategi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas wilayah kedaulatan sebesar 1.900.000 kilometer persegi.

Selanjutnya, Panglima TNI menyatakan bahwa interoperabilitas pada tataran manajemen administrasi merupakan hal penting lainnnya dalam mendukung program clean governance, yang telah dicanangkan oleh pemerintah dalam konteks reformasi birokrasi, khususnya transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan penggunaan anggaran dalam pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AU.

Tegasnya, interoperabilitas manajemen operasional dan manajemen administrasi harus menjadi perhatian serta tanggung jawab kita semua, karena kedepan kita tidak boleh bermain-main pada wilayah inkonsistensi dalam membangun postur TNI yang handal, efektif, dan profesional.

Baca juga:  Ketua Yasarini Lanud Padang Berikan Apresiasi Murid TK Angkasa

“Selain itu, interoperabilitas manajemen operasional dan manajemen administrasi tersebut, merupakan satu kesatuan usaha dalam rangka mencapai visibilitas total aset TNI, yang dapat dipertanggungjawabkan output dan outcome nya, sekaligus sebagai dasar mencapai penilaian wajar tanpa mengecualian, “ kata wadankorpaskhas saat membacakan amanat panglima TNI.

Peringatan hari jadi TNI Angkatan Udara yang ke-67 tahun ini mengusung tema “ Dengan Profesionalisme dan Dekikasi yang Tinggi, TNI AU Siap menjaga Kedauatan Negara di Udara Demi keutuhan NKRI”.

Sebelumnya, untuk memperingati hari Jadi ke-67 TNI Angkatan Udara,TNI AU Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) Bandung telah mengadakan serangkaian kegiatan pertandingan olahraga seperti futsal, tenis meja, bola voli, menembak, dan tenis lapangan. Selain itu, juga digelar kegiatan sosial donor darah bertempat di Balai Prajurit Cenderawasih Lanud Sulaiman, Donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Bandung dan Kelompok Bakti Sosial Pengusaha (KBSP) Bandung dan terkumpul sekitar 210 kantung labu. Sedangkan acara ziarah rombongan ke taman makam pahlawan Cikutra Bandung dilaksanakan sehari sebelum peringatan ke-67 hari Angkatan Udara.

Baca juga:  Ratusan Pelajar SMP Yogyakarta hadiri Sosialisasi Terpusat SMA Pradita Dirgantara

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel