Berita

Balon Udara Mengganggu Penerbangan

Dibaca: 17 Oleh 14 Jul 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pada pukul 00.30 GMT atau 7.30 WIB di Run way 35 Lanud ABD Saleh dengan ketinggian 2500-3000 feet terlihat balon gas dari arah utara menuju selatan sesuai tiupan angin. Balon udara yang sempat melintas ini pertama kali diketahui oleh Duty safety dari Skadron 21 Lanud Abd saleh, yang selanjutkan melaporkan ke jajaran Base ops dan PLLU Lanud ABD. Setelah dilaksanakan pelacakan sekitar satu jam di perkirakan balon dilepas dari daerah kemiri.

Selanjutnya pada pukul 00.46 balon ke dua muncul, dan diketahui dari arah belakang selter Skadron 21dengan ketinggian 500- 1000 feet. Dan mengarah ke alpha 2 juga bergeser ke selatan namun sangat dekat dengan landasan dan berangsur ke selatan,. Petugas langsung berkoordinasi untuk melacak awal diterbangkannya balon gas tersebut. Jajaran Base ops, Lambangja, PLLU, Pomau, Intel melakukan penyisiran dan pelacakan. Dan diketahui arah balon diterbangkan dari daerah Kemiri juga. Menurut rencana kita juga akan sosialisasikan aturan tentang pelarangan dalam kawasan KKOP sesuai aturan pemerintah.

Baca juga:  Seskoau Selenggarakan Upacara 17-an Bulan Januari

Menurut Kasi Base Ops Lanud Abd saleh Letkol Pnb Agus Rohimat mengatakan” keberadaan balon gas ini sangat membahayakan penerbangan karena apabila balon gas ini masuk ke dalam turbin pesawat maka akan mengakibatkan kecelakaan pesawat dan bahkan meledak. Kita tadi sempat memerintahkan Pesawat Super Tucano TT 3109 untuk menghindari balon gas pada pukul 07. 36 wib ke Run way 17 untuk landing. Dan pesawat Supertucano TT 3113 untuk menjauh dari Ruyn way 35 karena masih dalam lintasan balon gas.” Tegasnya

Kadisops Lanud ABD Saleh Kol Pnb Hermawan ditempat yang sama menjelaskan bahwa kita mengunakan UU RI N0. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan. Lanud ABD saleh termasuk dalam KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan) dalam pasal 210 “setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara membuat halangan dan /atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandar udara.” Dan pada pasal 421 di menjelaskan sangsi bagi pelanggar pada pasal 210 dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak 100 juta. Dalam penjelasannya pada pasal 210 berikutnya kegiatan yang lain seperti bermain layang layang dan menimbul asap, melintasi landasan, bermain frekwensi radio dll termasuk dalam perbuatan yang membahayakan.’ Tegas Kadisops Lanud panjang lebar.

Baca juga:  AAU ADAKAN PENATARAN PENGASUH KARBOL TAHUN 2010

Letkol Pnb Rohimad juga menambahkan kalau KKOP Lanud ABD ini berdasarkan Protab no 6/II/2015 tanggal 18 Februari 2015 diatur khusus kawasan dalam Militer Training Area sehingga selain jarak yang menjadi aturan nasional 15 Km wilayahnya namun juga berlaku ketentuan batas latihan mulai selatan berbatasan dengan pantai selatan, barat berbatasan Kab. Blitar sedang utara berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan dan kab. Probolinggo serta Timur berbatasan dengan Kab Jember. Demikian batas Wilayah latihan terbang Militer dari Lanud ABD Saleh.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel