Berita

Bandara Syamsudin Noor Berhasil Melaksanakan Layanan Arus Mudik Fase Pertama

Dibaca: 2 Oleh 22 Jul 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Banjarbaru (18/7), fase pertama atau keberangkatan pemudik melalui Bandara Syamsudin Noor telah selesai. Posko yang dibuka sejak 2 Juli 2015 atau H-15 mencatat jumlah penumpang pengguna jasa bandara sebanyak 156.481 orang atau naik 4,88 % dari tahun 2014 lalu. Jumlah tersebut terdiri dari 96.806 orang berangkat dan 59.675 datang. Lonjakan ini cukup menggembirakan karena menandai tumbuhnya ekonomi Kalimantan Selatan di tengah merosotnya harga batu bara sebagai komoditas alam unggulan Provinsi.

“Kenaikan jumlah penumpang di tahun 2015 dalam masa awal arus mudik merupakan kabar gembira, karena sejak permulaan tahun jumlah rata-rata penumpang cukup tertekan di angka 8.000 per hari. Untuk masa mudik ini jumlah penumpang naik menjadi rata-rata 9.800 oerang per hari.” Kata General Manager Bandara Syamsudin Noor, Handy Heryudhitiawan dalam penjelasannya kepada Tim Internal.

Dapat diketahui, pada masa mudik fase pemberangkatan H-2 merupakan puncak kesibukan di mana terdapat 14.538 penumpang pesawat yang menggunakan jasa Bandara Syamsudin Noor. Hal serupa juga terjadi di tahun 2014 di mana hari puncak mudik juga jatuh di H-2 yang mencapai 14.609 orang. Sedangkan hari mudik terendah tahun ini menjadi di H-15 yaitu hanya terdapat 7.577 orang.

Baca juga:  Peringatan ke-73 Hari bakti TNI Angkatan Udara, Lanud I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara dengan Sederhana

Hal yang cukup menarik adalah kendati jumlah penumpang mengalami kenaikan namun jumlah total pergerakan pesawat mengalami penurunan -5,18%. Tahun 2014 lalu terdapat 1.331 pergerakan pesawat dalam fase pemberangkatan dan tahun 2015 ini hanya terdapat 1.262 pergerakan pesawat. Hal ini disebabkan dioperasikannya tipe pesawat yang lebih besar kapasitasnya seperti Boeing 737-800 NG atau Boeing 737-900 ER serta Airbus 320 dibanding sebelumnya Boeing 737-400 atau Boeing 737-200 yang mempunyai muatan lebih kecil.

Kendala dalam pelaksanaan arus pemberangkatan terjadi saat ditutupnya Bandara Juanda Surabaya akibat erupsi Gunung Raung di H-2. Saat itu sekitar 1.200 penumpang tidak dapat berangkat ke Surabaya terdiri dari lima penerbangan Lion Air dan masing-masing satu Garuda Indonesia dan Citilink. Sebagian besar penumpang tersebut refund dan reschedhule.

“Dalam fase kepulangan pemudik, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin telah siap. Posko yang berdiri sejak H-15 akan terus dibuka hingga H+9. Sinergitas antar instansi baik Kepolisian, TNI AU, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta Bandan Meteorologi dan Geofisika dan juga Babinsa Landasan Ulin yang beroperasi di posko tersebut dapat saling menguatkan satu dengan yang lainnya.” Ujar Handy Heryudhitiawan.

Baca juga:  HUT KE-9 PPAU LANUD WIRASABA

Pada H-3 posko dikunjungi oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan didampingi olej Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin, Dalam evaluasinya, Menhub menyatakan puas dengan kesiapan bandara. Dalam fase kedua atau kepulangan diperkirakan penumpang akan lebih menyebar dikarenakan panjangnya liburan anak sekolah dimana baru akan aktif pada tanggal 27 Juli nanti (Corporate Communication)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel