Berita

Bangau Air Terbakar Mendarat Darurat Di Runway 13, Tiga Penumpang Tewas

Dibaca: 14 Oleh 26 Okt 2011Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Pesawat Bangau Air Boeing 737-900 dengan nomor penerbangan 756 dari Singapura pukul 11.05 wita yang membawa 124 berpenumpang terpaksa mendarat darurat di ujung Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Ada kerusakan engine sebelah kiri hingga mengeluarkan asap dan terbakar, Senin (24/10). Api semakin besar sehingga para penumpang berusaha keluar dari pesawat untuk menyelamatkan diri, tiga orang penumpang dinyatakan tewas.

Hal tersebut merupakan simulasi dalam Latihan Penanggulangan Gawat darurat dan Aviation Security Exercise di Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang disaksikan oleh Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Ismono Wijayanto, Kapolda Sulselbar Irjen Pol H. Jhony Wainal Usman, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin diwakili Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Mujianto, ST, Para Pejabat Dinas Perhubungan, PT Angkasa Pura 1, seta undangan lainnya.

Dalam simulasi, sebelum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pilot menginformasikan bahwa kondisi pesawat dalam keadaan tidak normal, mesin sebelah kiri mengalami kerusakan dan mengeluarkan asap, setelah melakukan koordinasi dan komunikasi kepada Air Traffic Control (MATC) Otoritas Bandara, Angkasa Pura I , akhirnya pesawat Bangau Air dari Singapura mendarat darurat, pilotpun tak bisa mengendalikan pesawat akibat kepulan asap yang tebal ,akhirnya pesawat meledak, para penumpang berhamburan keluar dari pesawat.

Baca juga:  Anggota Lanud Tanjungpinang Turut Tanam Pohon

Para pramugaripun sibuk berusaha menolong mengelurakan para penumpang dari pesawat, suara histeris minta tolong terdengar dari para penumpang dengan luka bakar, panic dan berlarian mencari anak, saudara, suami, istri dan rekan-rekannya, tampak ada penumpang yang shock atas kejadian tersebut.

Para petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan/Pemadan Kebakaran (PKP-P) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengerahkan empat unit armadanya, mobil ambulans Koopsau II, Lanud Sultan Hasnuddin dan dari Rumah Sakit yang berada di Makassar dan Maros, Dinas Operasi Lanud Sultan Hasanuddin, SAR, Kepolisian KP3 Bandara, Koramil , turut membantu mengevakuasi para korban.

Manager PT Angkasa Pura I, Rachman Safri yang bertindak sebagai Direktur Latihan mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan system keamanan dan keselamatan dalam penaggulangan gawat darurat penerbangan dan aviation security exercise di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dikatakan, PT Angkasa Pura I telah menggelat simulasi sebanyak 64 kali, bertujuan untuk menguji Standar Operasi Prosedur dari Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Plan (ASP) dan standart itu wajib dimiliki bandara.

Baca juga:  Bawa Bendera Merah Putih Raksasa, Aksi Paskhas Pecahkan Rekor MURI

Disamping itu , latihan ini juga untuk menguji kehandalan fasilitas petugas PKP-P dan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unsur terkait dan PGDP dan Penanggulangan Gangguan Keamanan (PGK), dalam simulasi PGD melibatkan secara keseluruhan 1200 orang dari berbagai instansi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel