Berita

BANGKIT DAN BANGUN KEMBALI TNI ANGKATAN UDARA

Dibaca: 8 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Beberapa musibah jatuhnya pesawat TNI Angkatan Udara yang membawa korban ratusan jiwa prajurit terbaik TNI AU dan keluarganya, diharapkan agar para prajurit dan PNS Koopsau II tidak kehilangan semangat dalam bertugas dan terlalu lama larut dalam kedukaan. Yang terbaik segera bangkit dan bangun kembali TNI Angkatan Udara, karena tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab kita tetap harus berjalanDemikian penekanan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II dalam sambutannya pada Upacara Bendera 17-an yang dibacakan Inspektur Upacara (Irup) Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, S.Sos di Lapangan Apel Dirgantara Lanud Iswahjudi, Rabu (17/6).

 

”Mencermati perkembangan saat ini, khususnya masalah keselamatan terbang dan kerja, agar senantiasa meningkatkan safety minded. Jadikan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tingkatkan terus upaya-upaya yang berkaitan dengan keselamatan terbang dan kerja sebagai tindakan preventif terhadap kemungkinan timbulnya kerugian personel maupun materiil TNI AU”, tegasnya.

 

Terkait dengan Pemilihan Presiden, pada kesempatan tersebut, Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Yushan Sayuti dalam sambutannya mangatakan, menyikapi pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang akan datang, ditekankan kembali tentang Netralitas TNI sebagai upaya untuk mempertahankan profesionalisme prajurit guna meningkatkan soliditas TNI, karena suksesnya tugas kita dalam mengamankan pemilu merupakan salah satu cerminan profesionalisme TNI selaku Bhayangkari negara.

Baca juga:  Komandan Pusdikbangspes Kodiklat TNI Buka Pelatihan Sishanudnas ke - X TA. 2016

 

Sedangkan keterkaitannya dengan keterbatasan anggaran, diharapkan pelaksanaan setiap kegiatan berorientasi pada efektifitas dan efisiensi, agar setiap satuan mampu survive ditengah-tangah resesi global. Keterbatasan dukungan anggaran jangan sampai menurunkan tingkat kesiapan minimal, akan tetapi para Komandan Satuan hendaknya mampu menciptakan kondisi yang siap operasional dengan melaksanakan penajaman skala prioritas pada setiap kegiatannya, jelasnya.

 

Upacara Bendera 17-an yang dihadiri Komandan Wing 3 Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah, S.E, para Kadis, Dansat/Ka/Pa Staf, diikuti seluruh personil Lanud Iswahjudi baik militer maupun PNS.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel