Berita

BANGUNAN LIAR TAK BERIJIN DITERTIBKAN

Dibaca: 2 Oleh 19 Des 2012Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Personel Lanud Palembang dan Anggota Kompi Paskhas 462 Pekanbaru kembali lagi menertibkan bangunan liar yang tak berijin yang berada di area terlarang dan termasuk dalam bouders Lanud Palembang. Ini tidak tanggung-tanggung bangunan liar ini bukan lagi berupa rumah yang semi permanen akan tetapi bangunan ini sudah berwujud perumahan setingkat BTN Plus dengan perkiraan jumlah bangunan belasan rumah, akan tetapi dengan diadakannya patrol rutin yang dilaksanakan oleh tim aset Lanud Palembang dengan Anggota Kompi Paskhas 462 alhasil bangunan yang akan dimulai pengerjaan akhirnya terdeteksi pengerjaannya oleh tim aset dan Kompi Paskhas (18/12).

Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait ternyata bangunan ini belum tercatat perijinannya ke Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang. Kedua unsur instansi ini memang sebelumnya sudah mengetahui persis batas-batas dari kepemilikan milik Negara yang selama ini dijaga dan dipercayakan oleh TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Palembang. Oleh karena itu dengan mengikuti prosedur yang ada Tim Aset serta Anggota Kompi Paskhas bekoordinasi dengan pihak terkait lalu mendatangi lokasi perumahan tersebut dan tim aset menemukan bangunan setengah jadi dan langsung dihentikan pembangunannya, apalagi dilokasi perumahan tersebut ditemukan tiang-tiang listrik yang siap dialiri listrik, maka tim berkoordinasi lagi dengan pihak PLN setempat ternyata tiang-tiang ini belum juga mendapatkan ijin dari pihak PLN untuk pemasangan, selanjut tim aset Lanud Palembang berkoordinasi dengan pihak PLN Palembang agar tiang-tiang listrik illegal ini segera dicabut karena sebelumnya tim aset Lanud Palembang sudah melayangkan surat agar di area Bouders Lanud Palembang tidak diperbolehkan lagi memasang instansi ( Gardu ) listrik yang baru ini bertujuan agar kedepannya tidak ada lagi di temukan bangunan-bangunan tak bertuan ini di wilayah Lanud Palembang seluas 720 Ha karena wilayah Lanud Palembang ini akan dijadikan wilayah penyanggah kekuatan udara ibu kota dalam menjaga keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga:  Ketua Umum PIA AG; Bantu Anggota yang terkena Korban Gempa

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel