Berita

BASE OPS LANUD NGURAH RAI DIKUNJUNGI SD SOVERDI TUBAN

Dibaca: 41 Oleh 08 Sep 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Sebanyak 273 orang yang tergabung dalam rombongan SD (Sekolah Dasar) Soverdi Tuban yang terdiri dari 265 orang siswa dan 8 guru pendamping mengunjungi Base Ops Lanud Ngurah Rai (07/9). Rombongan diterima oleh Komandan Lanud Ngurah Rai, Letkol Pnb Jumarto beserta perwira staf lainnya di halaman parkir Base Ops Lanud Ngurah Rai.

Bersamaan dengan berlangsung-nya Latma Elang Ausindo 2011 di Lanud Ngurah Rai Bali, siswa SD Soverdi kelas 5 dan kelas 6 berkunjung ke Base Ops Lanud Ngurah Rai untuk melihat pesawat tempur. Namun terlebih dahulu para siswa diberikan penjelasan tentang seragam maupun jenis-jenis pesawat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara oleh Kasi Opslat Lanud Rai, Lettu Tek Muhajir Dwi A. N. yang dibantu oleh beberapa personel di halaman luar Base Ops. Untuk selanjutnya para siswa juga diajak dan didampingi masuk ke dalam Base Ops untuk melihat secara langsung pesawat tempur TNI AU jenis F-16 Fighting Falcon yang sedang parkir di Appron Base Ops Lanud Ngurah Rai.

Baca juga:  Penutupan Kursus Tenaga Pengajar Akademis TNI AU Angkatan ke-23

Dengan penuh rasa kagum, para siswa sangat tertarik mendengarkan penjelasan tentang pesawat tempur F-16 yang disampaikan oleh crew pesawat. Walaupun matahari sangat terik, mereka tetap terlihat sangat antusias ketika melihat para personel TNI AU yang sedang meng-handle pesawat. Secara berebutan dan semangat para siswa mengajukan beberapa pertanyaan kepada para personel pendamping tentang apa yang disaksikan.

Menurut Wakil Kepala Sekolah, Ibu Anastasia S., S.Pd, tujuan kunjungan SD Soverdi Tuban adalah, “untuk belajar tentang kedirgantaraan dan mengenalkan anak didik tentang TNI Angkatan Udara berikut jenis-jenis pesawat yang dimiliki, dan secara kebetulan saat ini TNI AU melaksanakan latihan di Bali, dapat melihat pesawat tempur secara dekat merupakan suatu pengalaman yang berharga bagi para anak didik termasuk guru-guru yang ikut mendampingi”, tuturnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel