Berita

BATALYON 465 IKUT KEJURNAS LARI PONTIANAK KHATULISTIWA 10 KM

Dibaca: 15 Oleh 26 Agu 2013Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Memperingati Kemerdekaan RI ke-68, Pemerintah Kota Pontianak didukung oleh PASI Pontianak dan Quick Pontianak mengadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lari 10 kilometer di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Kalimantan Barat dihadiri oleh Walikota Pontianak H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Ketua KONI Pontianak Fachrudin Siregar, Ketua PASI Pontianak H. Eka Kurniawan serta mantan atlit dari para pejuang veteran. Minggu (25/8).

Ribuan peserta ikut serta dalam kegiatan lari 10 K diantaranya, Komandan Batalyon 465 Paskhas Letkol Psk Soleh, S.Pd., M.M. seluruh anggota Batalyon 465 Paskhas, jajaran institusi TNI/Polri di Kalbar, Pemda Pontianak, pelajar SD, SMP, SMU dan warga dari masyarakat umum kota Pontianak serta para atlit nasional.

Start lari 10 K dilepas oleh Walikota Pontianak pukul 05.50 WIB.

Akhirnya juara 1 kategori umum direbut oleh Jauhari Johan dari Sumsel dengan hadiah uang tunai senilai 20 juta rupiah, juara 2 direbut oleh Agus Prayoga dari atlit peraih medali emas PON XVIII Riau dengan hadiah uang tunai 15 jt dan Juara 3 direbut oleh Ramli Orela pelari nasional dengan hadiah uang tunia senilai 10 juta rupiah, untuk juara 1 putri kategori umum diraih oleh Rini Mugiarti atlit DKI Jakarta, juara 2 oleh Ayuningsih atlit dari Jawa Timur, juara 3 direbut Siswati atlit dari Pontianak, Kalimantan Barat. Sementara itu untuk juara umum pelajar diraih oleh SMP N 1 Pontianak.

Baca juga:  Ceramah Revitalisasi Dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Lanud Ranai

Usai kegiatan ini Komandan Batalyon 465 Paskhas menyatakan bahwa ”selain untuk memeriahkan kejuaraan nasional lomba lari 10 kilometer ini yang terpenting adalah untuk olahraga dengan berbaur bersama masyarakat, serta membina fisik prajurit Batalyon 465 Paskhas agar tetap terjaga dan terpelihara dengan baik karena kemampuan fisik adalah modal utama setiap prajurit yang sangat mendukung dalam melaksanakan tugas-tugas operasi, namun demikian mental dan kemampuan-kemampuan yang lain juga sangat diperlukan”. Pada kegiatan tersebut, Batalyon 465 Paskhas mengirimkan pelari terbanyak dari kontingen-kontingen yang berpartisipasi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel