Berita

BATALYON 465 PASKHASAU LATIHAN JUNGAR

Dibaca: 21 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Sebanyak 162 prajurit Batalyon 465 Paskhas melakukan latihan terjun payung penyegaran (jungar) tempur di sekitar Lanud Supadio, Rabu (17/2).

Setiap prajurit paskhas yang mengikuti terjun payung penyegaran ini tentunya harus selalu memperhatikan keselamatan diri maupun perlengkapan perorangan.   Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.   “Disisi lain, latihan terjun ini juga untuk meningkatkan kesiapan prajurit paskhas dalam menghadapi tugas-tugas operasional dalam bidang matra udara, serta harus mengedepankan safety dalam pelaksanaannya “ ungkap Danlanud Supadio Kolonel Pnb Yadi Indrayadi disela-sela latihan jungar.

Pada kesempatan yang sama Komandan Batalyon (Danyon) 465 Paskhas Letkol PSK Anis Nurwahyudi mengatakan pada pelaksanaan latihan jungar ini menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1305 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh.   Adapun parachute  yang digunakan jenis MC 11 C buatan Jerman dan Amerika dari Markas Komando Korpaskhasau.   Sedangkan para peterjun dibagi menjadi 3 sortie tiap-tiap sortie terdiri dari 1 run, setiap run terdiri dari 54 peterjun yang dibagi menjadi dua pintu yaitu pintu kiri dan pintu kanan pesawat Hercules A-1305 dengan ketinggian penerjunan mencapai 1.200 feet. 

Baca juga:  KAMI SAMBUT ENGKAU YA RAMADHAN

Latihan ini, lanjut Danyon, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan seluruh prajurit Paskhas dalam hal terjun tempur sehingga akan mencapai kesiapan operasional yang handal.   Dengan adanya latihan ini diharapkan agar kesiapan operasional setiap individu anggota Paskhas dapat meningkat.   

“Seluruh prajurit Yon 465 Paskhas mampu mencapai titik pendaratan yang telah ditentukan dengan aman dan selamat.   Hal ini membuktikan bahwa mereka telah melaksanakan prosedur penerjunan dengan benar dan mampu meningkatkan rasa percaya diri untuk melaksanakan penerjunan,” tambah Danyon

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel