Berita

Batalyon Komando 465 Paskhas Asah Kemampuan Menembak Smb

Dibaca: 9 Oleh 12 Jun 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Dalam rangka melaksanakan Program Kerja Tri Wulan II T.A 2015 belum lama ini Batalyon Komando 465 Paskhas, Lanud Supadio, Pontianak melaksanakan latihan menembak senjata bantuan/kelompok Senapan Mesin Berat (SMB) yang meliputi DSHK (12,7 mm), Browning (12,7 mm), GPMG (7,62 mm), NTW (20mm), AW-50 (20mm) dan senjata bantuan/kelompok lainnya di Lapangan Tembak Rindam XII/Tanjungpura Singkawang guna memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit Batalyon Komando 465 Paskhas. Latihan menembak senjata bantuan/kelompok SMB dilaksanakan oleh Kompi Bantuan Batalyon Komando 465 Paskhas yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Letkol Pas I Ketut Setia Budi.

Latihan menembak senjata bantuan/kelompok SMB ini selain bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak awak senjata bantuan/kelompok SMB juga untuk mengetahui kesiapan Kompi Bantuan Batalyon Komando 465 Paskhas dalam menghadapi tugas-tugas yang akan datang. Dalam pelaksanaannya, latihan menembak senjata bantuan/kelompok SMB diawali dengan latihan drill kering. Pencatatan laporan hasil latihan bersifat nyata sesuai dengan hasil penembakan sehingga dapat diketahui apakah dalam latihan menembak ini terdapat peningkatan atau bahkan mengalami penurunan serta sebagai bahan evaluasi pada latihan menembak bantuan/kelompok SMB berikutnya.

Baca juga:  Perjanjian Kerjasama Antara TNI AU dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Lanud Wiriadinata

Dalam arahannya sebelum pelaksanaan latihan menembak senjata bantuan/kelompok SMB Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan latihan rutin yang selalu dilaksanakan Batalyon Komando 465 Paskhas sesuai dengan rencana program kerja pada tahun 2015. Dengan latihan menembak bantuan/kelompok SMB ini diharapkan agar seluruh prajurit Batalyon Komando 465 Paskhas khususnya Kompi Bantuan menjadi prajurit yang terlatih, mahir dan profesional dalam mengawaki dan mengoperasikan senjata bantuan/kelompok sesuai dengan fungsi dan jabatannya dalam struktur organisasi yang ada.

Dalam latihan menembak senjata bantuan/kelompok ini Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas menekankan kepada seluruh prajurit untuk lebih mengutamakan disiplin dan melaksanakan latihan sesuai dengan prosedur sehingga tercipta latihan Zero Accident, serta ditekankan agar seluruh prajurit Batalyon Komando 465 Paskhas untuk selalu merawat alutsista yang ada sehingga selalu siap untuk digunakan pada operasi kapanpun ditugaskan. Pelaksanaan latihan menembak senjata bantuan/kelompok SMB kali ini terlaksana dengan tertib, aman dan lancar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel