Berita

Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Dibaca: 12 Oleh 07 Feb 2014Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Bertempat di Musholla Salsabilla Batalyon Komando 465 Paskhas Lanud Supadio Pontianak Kalimantan Barat, Rabu (5/2) seluruh anggota Batalyon Komando 465 Paskhas setelah melaksanakan apel tertib dan Sholat Duha memperingati hari Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1435 Hijriyah, yang jatuh pada tanggal 14 Januari 2014.

Acara dihadiri oleh seluruh keluarga besar termasuk anggota PIA AG Ranting 0204/G.IV Yonko 465 PAskhas. Sebelum acara pokok peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dimulai, terlebih dahulu diisi dengan sholawatan yang diiringi Rebana dari prajurit Brajamusti.

Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Letkol Psk Soleh, S. Pd., M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa apa yang telah diberikan negara untuk TNI merupakan amanah dari rakyat, sehingga kehadiran kita ditengah-tengah masyarakat harus menjadi suatu kebaikan dan perubahan. Rasulullah sangat disiplin dalam kesehariannya dan jujur dalam bertingkah laku.

Sifat-sifat beliau mengajarkan kepada kita bagaimana cara hidup berdampingan, saling menghargai dan toleransi sesama umat beragama, serta mengajarkan bagaimana kita menghargai lawan.

Baca juga:  Dankoharmatau: Dilakukan Evaluasi Kinerja Pengurus

Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini dengan tema, “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Kebersamaan Prajurit TNI dengan Rakyat dalam rangka Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI”.

Sebagai penceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini adalah Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya, H. Zamroni Hasan, S. Pd.I.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa, sebagai prajurit harus ikhlas dalam setiap melaksanakan tugas dan selalu meniatkan setiap perbuatan dengan niat untuk ibadah, dalam setiap kesempatan selalu ingat Allah SWT sebagai Sang Pencipta, karena dengan selalu ingat kepada Allah SWT akan menghindarkan kita dari perbuatan yang dapat merusak diri sendiri maupun satuan dan nama baik TNI pada khususnya, baik di home base maupun sedang bertugas, apapun yang dilakukan adalah tugas dalam menjaga kedamaian, keamanan dan keutuhan NKRI, sehingga masyarakat menjadi aman dan terlindungi.

Karena apabila Negara ini terjadi kekacauan maka, untuk ibadah sekalipun akan susah, Untuk itu selalu bekerja dan bertugas dengan niat karena Allah SWT, dengan hikmah Maulid Nabi ini, semoga anggota yang sedang dan akan melaksanakan tugas pengamanan di daerah rawan dapat menjadi benteng-benteng yang dapat mempertahankan kedaulatan Negara.

Baca juga:  Sertijab Komandan Lanud Jayapura

Setiap prajurit yang gugur dimanapun bertugas, adalah mati syahid, dan balasannya adalah surga. Rasulullah SAW adalah seorang prajurit, seorang tentara. Beliau mengajarkan bagaimana cara berjuang yang baik dan benar, sangat banyak pelajaran yang dapat kita petik dari peperangan yang telah dijalani Rasulullah, hal itu sudah sepantasnya untuk kita jadikan contoh dan kita teladani. Kegiatan ini diikuti dengan penuh rasa kekusyukan dan terharu membawakan doa dan bershalawat kepada baginda Rasulullah SAW. Wallahua’lam bishowwab.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel