Berita

Bawa Paket Sabu, Warga Aceh ditangkap Personil Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin

Dibaca: 12 Oleh 29 Jun 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Satu warga Aceh ditangkap anggota POMAU, Intelpam dan anggota Lanud Sjamsudin Noor yang sedang melaksanakan tugas pengaman Bandara Syamsudin Noor serta 4 orang BNN Prov Kalsel (tertua AKP Suyatmin), saat mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Selasa malam, 28 Juni 2016.

Tersangka Rizal Fahmi, warga Banda Aceh ditangkap petugas di area parkir kendaraan Bandara Syamsudin Noor setelah mendarat di Bandara Syamsudin Noor, karena didapati membawa narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 0,5 Kg sabu yang disimpan di dalam sepatunya.

Usai penangkapan, tersangka tersebut langsung dibawa ke kantor POMAU Lanud SAM beserta barang bukti untuk diamankan dan dimintai keterangan serta untuk mengembangkan penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan tersangka pembawa narkotika jenis sabu tersebut disaksikan langsung oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi. “Dugaan itu terbukti benar, ketika ditangkap ternyata orang tersebut membawa sabu dengan menyembunyikan di dalam sepatunya. Total sabu yang disembunyikan seberat 0,5 Kg. Saat ini tersangka sudah kita serahkan kepada pihak berwenang yakni BNN, beserta barang buktinya untuk menjalani proses lebih lanjut,”. ungkap Danlanud SAM.

Baca juga:  PERINGATAN HARI RAYA IDUL ADHA MOMEN MENINGKATKAN SEMANGAT PENGORBANAN

Dikatakan lebih lanjut, bandara Syamsudin Noor merupakan bagian dari objek vital Nasional dan telah berada di wilayah Lanud Sjamsudin Noor, sehingga pihaknya berkewajiban menjaga keamanan dan keamanan masyarakat Kalsel dalam menggunakan transpotasi udara. Pihak Lanud SAM sejak tanggal 24 Juni 2016 sudah mulai memperketat keamanan bandara Syamsudin Noor, dengan menurunkan sedikitnya 10 personil yang bertugas setiap hari. Pengamanan yang dilakukan terkait dengan status keamanan serta mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi di bandara Syamsudin Noor dalam menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran tahun ini. “Bandara itu merupakan wilayah militer Lanud SAM, makanya kami berkewajiban ketat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam hal ini pemudik nanti. Apalagi lebaran begini banyak sekali yang menggunakan tranportasi udara untuk mudik,” tutupnya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel