Berita

BELADIRI MILITER DAN BARONGSAI RAMAIKAN HUT TNI KE 65 DI LANUD MEDAN

Dibaca: 13 Oleh 07 Okt 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 65 di gelar di Lanud Medan, selasa (5/10). Lebih dari 50 satuan setingkat kompi prajurit TNI dari Angkatan darat, Laut dan Udara hadir ditengah lapangan Lanud Medan. Parade pasukan mulai memasuki lapangan dengan berbagai seragam dinas, baik pakaian dinas lapangan , pakaian dinas harian dan pakaian dinas upacara dengan diiringi alunan music drumband yang dibawakan prajurit TNI.  Bertindak sebagai inspektur upacara Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers.

 

Dalam amanat Panglima TNI yang disampaikan oleh Mayjen TNI Leo Siegers mengatakan prajurit TNI harus memelihara dan menegakkan kedaulatan Negara. Prajurit TNI harus terjun langsung dalam menjalankan fungsi serta Sapta Marga yang dipegang teguh oleh semua anggota TNI. Sudah seharusnya semua anggota TNI dapat menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan untuk mempertahankan Negara, “tegas Siegers. Pangdam I/BB juga mengharapkan agar anggota TNI dapat berperan aktif dalam membangun dan mengisi pembangunan demokrasi di Negara kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga:  Latihan Menembak di Lanud Jayapura di Lanud Jayapura  

 

Meskipun HUT TNI kali ini tanpa menggelar konvoi pasukan dengan menggunakan panser dan Tank di jalan, namun tetap menarik perhatian warga dan para undangan.Aksi barongsai prajurit TNI AU, atraksi bela diri militer dari tiga Angkatan dan menggelar tarian dari tanah batak dapat memukau warga.

 

Tarian barongsai 25 parajurit TNI AU menandakan sebagai lambing spiritual penolak bala. Singa barongsai sebagai raja rimba yang perkasa juga dilambangkan kekuatan magic untuk menolak bala. Acara yang digelar lebih dari setengah jam itu langsung diisi dengan tarian sigale-galeyang dibawakan oleh 50 prajurit Raiders 100 Medan. Acara dilanjutkan dengan atraksi bela diri militer dimulai mematahkan 10 batang es, memecahkan reol dan mematahkan besi dan kikir, yang membuat penonton terpukau ketika seorang prajurit dengan menggunakan sepeda ontel prajurit Paskhas, menari-nari melenggak-lenggokkan tubuhnya dan mematahkan besi dan kikir tersebut.

 

Hal ini langsung saja membuat Pangdam I/BB, Gubsu, wagubsu, Walikota Medan, Kapoldasu dan Ketua DPRD kota Medan langsung terbahak-bahak. (Pen lanud Medan)

Baca juga:  PIA Ardhya Garini Lanud Balikpapan Anjangsa Ke Sesepuh TNI-AU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel