Berita

Belajar Berganti Pesawat, Memiliki Tingkat Kesulitan Tinggi

Dibaca: 20 Oleh 04 Agu 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pembukaan Bina terbang SIP angkatan ke 77 dan ke 78, serta Bina terbang Latih Lanjut Sekbang angkatan 92 ditandai dengan selamatan dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa, para Instruktur Penerbang, para pendukung pendidikan dan ground crew, Kamis (3/8) bertempat di Mushola Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto.

Ucara selamatan pembukaan dan do’a bersama dipimpin oleh Komandan Wing Dikterbang Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Bonang Bayu Aji G. mewakili Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, MM. Dalam sambutan pengantarnya menyampaikan bahwa kita harus selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memohon keselamatan dan perlindungan selama melaksanakan latihan terbang malam, karena dengan kekuatan itu apa yang kita laksanakan yakin akan berjalan lancar.

Lebih lanjut Danwing menambahkan dalam latihan itu para siswa akan menggunakan pesawat KT-1B yang biasanya dipakai untuk aerobatic. “Siswa latih lanjut ini juga memiliki kesulitan karena berganti pesawatnya. Sehingga dibutuhkan waktu dalam penyesuaian atau menguasai pesawat tersebut. Selain itu kepada para siswa maupun Instruktur untuk fokus pada latihan dengan selalu melaksanakan sesuai prosedur.

Baca juga:  Minggu Tertib untuk Mengukur Disiplin Prajurit Koharmatau

Sementara Komandan Skadik 102 Letkol Pnb HM. Kisha “Razor” menyampaikan bahwa mulai dari ground crew dan semua pendukung serta penerbangnya harus melaksanakan sesuai prosedur penerbangan dengan benar, baik dalam situasi aman maupun krisis untuk mengurangi resiko terjadinya accident maupun insiden.

Bina terbang SIP Angkatan ke 77 dan ke 78, serta Bina terbang LatihLanjut Sekbang Angkatan 92 ini diikuti sebanyak 24 siswa SIP dan 7 Siswa Penerbang Angkatan 92, direncanakan latihan akan berlangusung selama 5 bulan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel