Berita

BELUM TERLAMBAT BANTU PENGUNGSI MERAPI

Dibaca: 4 Oleh 17 Nov 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Akibat erupsi Gunung Merapi yang berkepanjangan hingga kini belum juga berakhir yang mengakibatkan ratusan korban jiwa meninggal dunia serta puluhan ribu kepala keluarga harus mengungsi ke daerah yang dianggap aman.

 

Hingga kini Merapi masih berstatus “AWAS” sehingga bagi para pengungsi masih membutuhkan bantuan baik berupa makanan maupun pakaian, karena pada saat mengungsi hanya membawa pakaian yang melekat dibadan saja.

 

Terkait hal tersebut, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriah, Rabu (17/11) melalui “Iswahjudi Peduli”, Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Ismono Wijayanto, memberangkatkan sumbangan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam akibat meletusnya Gunung Merapi.

 

Sebelumnya Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Ismono Wijayanto, menghimbau kepada warga Lanud Iswahjudi, bahwa belum terlambat untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam akibat meletusnya Gunung Merapi.

 

Dari himbauan tersebut, akhirnya terkumpu sebanyak 155 koli berupa pakaian layak pakai, selimut, mie instan, biscuit serta uang tunai sebesar Delapanbelasjuta duaratusdelapanbelasribu limaratus rupiah yang diwujudkan dalam bentuk paket sembako, selanjutnya bantuan tersebut dikirim langsung ke posko-posko pengungsian di daerah Jogjakarta.

Baca juga:  DANWINGDIKTEKKAL: KEMBANGKANLAH KEMAMPUAN INTELEKTUAL

 

Sebelumnya Lanud Iswahjudi juga telah memberangkatkan personelnya untuk membantu kurban bencana tersebut, yaitu anggota Batalyon 463 Paskhas dan tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat dari Rumah Sakit Lanud Iswahjudi yang bertugas mencari dan merawat para penduduk yang terkena erupsi awan panas gunung merapi.

 

Semoga “Iswahjudi Peduli” kali ini dapat sedikit membantu bagi para pengungsi Merapi, dan seluruh warga Lanud Iswahjudi berdoa semoga apa yang dialami oleh penduduk lereng Gunung Merapi dapat segera berakhir, amin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel