Berita

Bendera Merah Putih Berkibar Di Darat Dan Di Laut Ambon

Dibaca: 8 Oleh 18 Agu 2015Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Ir Bob Henry Panggabean pada upacara bendera tujuh belasan yang juga bertepatan dengan peringatan ke- 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Mako Lanud Pattimura, Ambon. Senin (17/8).

Berkaitan dengan agenda nasional, yaitu akan digelarnya Pilkada serentak di seluruh Indonesia dalam rangka pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, KSAU memerintahkan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara dimanapun bertugas untuk tetap berkomitmen dalam menjaga netralitas TNI dan tidak terlibat dalam politik praktis selama tahapan Pilkada berlangsung.

Dalam Sambutan nya KSAU pun berharap agar seluruh prajurit secara berjenjang dan hirarki dapat memberikan kontribusinya sesuai bidang tugasnya masing-masing guna mengantisipasi sekaligus mengatasi setiap tantangan dan hambatan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Berbagai isu yang berkaitan dengan tugas-tugas TNI Angkatan Udara khususnya terhadap pelanggaran wilayah udara memerlukan perhatian dan kecermatan dalam menentukan langkah-langkah antisipatif.

Upacara bendera tujuh belasan diikuti oleh seluruh personel TNI AU baik militer maupun PNS Lanud Pattimura. Sebagai Komandan Upacara Mayor Pasukan Yoyok Priambodo, yang sehari-hari menjabat sebagai Kadis ops Lanud Pattimura tak Sampai disitu Setalah Selesai Melaksanakan Upacara Di Lanud Komandan Langsung Bergegas Ke Tapal Kuda, Teluk Ambon, Maluku Untuk Melaksanakan Upacara Bawah Laut Bersama Gubernur Maluku Bertindak selaku inspektur upacara adalah Gubernur Maluku Said Assagaff. Peserta upacara adalah para musyawarah pimpinan daerah di Maluku.

Baca juga:  Courtesy Call Danlanud Iswahjudi ke Bupati Magetan

Upacara dilakukan di Pantai Tapal Kuda kawasan Air Salobar, Teluk Ambon. Ratusan penyelam dari Marinir, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, aparat kepolisian, dan warga.

Acara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih di kedalaman 12 meter oleh Marinir. Tim penyelam sempat kesulitan mengibarkan bendera merah putih itu karena arus sedang kencang. Tim penyelam hanya berada di bawah laut sekitar dua puluh menit.

“Upacara yang dilakukan di laut ini memberi pesan agar warga tidak boleh membuang sampah ke laut, menjaga terumbu karang, dan tidak menggunakan bom ikan saat mencari ikan,” kata Said, usai upacara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel