TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Berikan Bekal Penanganan Crash Team kepada Personel Lanud Adisutjipto

By 21 Nov 2018Berita
IMG_9998

TNI AU.Β Β Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Andi Wijanarko memimpin apel pagi dalam rangka kegiatan teori dan latihan Crash Team bertempat di halaman DAAU Disops Lanud Adisutjipto, Rabu (21/11).

Dalam kesempatan apel tersebut Kadisops menyampaikan bahwa usai apel akan dilaksanakan Kegiatan simulasi dan latihan Crash team ini digelar dengan rangkaian pengenalan dan praktek penggunaan Alat Pemadam Kebakaran yang dipandu oleh Sub Seksi Alat Pemadam Kebakaran (Alpeka) Dinas Logistik serta dengan kegiatan ceramah Β pengamanan berita bagi personel Lanud Adisutjipto oleh Pentak Lanud Adisutjipto.

Kasi Oprasi dan Latihan (Opslat) Lanud Adisutjipto Letkol Pnb Surono selaku Komandan Satuan Latihan mengatakan bahwa maksud dilaksanakan latihan ini untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman bagi anggota atau satuan jajaran yang ada di Lanud Adisutjipto terhadap pelaksanaan pemadaman kebakaran dan, kebakaran pesawat. β€œSelain itu giat Crash team ini juga mempunyai tujuannya untuk mengenalkan alat pemadam kebakaran (alpeka) dengan benar kepada seluruh anggota yang telah terpasang di dalam bangun terutama bangunan yang rawan terhadap kebakaran,” jelasnya.

Sementara Kasubsi Alpeka Mayor Tek Sugeng di depan seluruh anggota menjelaskan jenis-jenis alat pemadam kebakaran berupa tabung yang selama ini telah berada di beberapa gedung satker di lingkungan Lanud Adisutjipto. Alpeka yang dikenalkan ada beberapa jenis diantaranya jenis alpeka Co2, DCP ( Dry Chemical Powder ), Foam, Fire Blanket bahkan alat kebakaran ringan konvensional lainnya.

Β Lebih lanjut Mayor Tek Sugeng menambahkan alpeka jenis Co2 digunakan apabila terjadi pada alutsista TNI AU terutama pesawat terbang. Jenis Foam dan DCP digunakan untuk memadamkan kebakaran non alutsista dikarenakan sifatnya yang korosif dan sulit dibersihkan, sehingga dua jenis alpeka ini hanya dipakai apabila terjadi kebakaran pada gedung atau bangunan, pungkasnya. Usai penjelasan penggunaan alpeka, anggota diajak untuk mempraktekkan cara penggunaan alpeka, apabila terjadi kebakaran di lingkungan kerjanya, dapat menggunakannya sesuai dengan prosedur yang benar.

Berikan Bekal Penanganan Crash Team kepada Personel Lanud Adisutjipto