TNI AU. Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., memberikan Jam Komandan kepada seluruh personel bujangan, baik penghuni mess maupun yang tinggal di luar mess, dari Lanud Iswahjudi dan satuan subordinat, bertempat di Gedung Graha Dewanto Lanud Iswahjudi, Madiun, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel yang bertujuan memperkuat pemahaman tentang kehidupan kesatrian, sekaligus menanamkan disiplin, etika, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari sebagai prajurit TNI Angkatan Udara.
Dalam pengarahannya, Danlanud Iswahjudi menegaskan bahwa mess pada hakikatnya bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari kesatrian yang memiliki aturan, etika, dan marwah yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, sejak dahulu asrama atau mess militer dibangun bukan hanya untuk menempatkan prajurit, tetapi juga sebagai sarana konsolidasi personel, penanaman disiplin, penguatan jiwa korsa (esprit de corps), serta pembentukan karakter dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.
“Secara hakikatnya, mess merupakan bagian dari kesatrian yang berfungsi sebagai sarana konsolidasi prajurit, tempat membangun karakter, disiplin, dan jiwa korsa. Semua itu hanya dapat terwujud apabila kehidupan didalamnya dibangun di atas aturan, etika, dan rasa saling menghormati,” tegas Danlanud.
Danlanud juga mengingatkan bahwa kehidupan mess harus dibangun melalui hubungan yang sehat antara senior dan junior. Senioritas harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk membimbing, melindungi, dan memberikan teladan, bukan sebagai sarana untuk menunjukkan kekuasaan ataupun melakukan tindakan yang merendahkan martabat anggota lain.
Lebih lanjut, Danlanud menekankan bahwa pembinaan tetap harus dilaksanakan secara profesional dan sesuai ketentuan. Tradisi-tradisi positif yang mampu menumbuhkan kebanggaan satuan, solidaritas, dan semangat kebersamaan perlu dipelihara, sementara segala bentuk intimidasi, perundungan, pelecehan, maupun tindakan yang melampaui batas tidak dapat dibenarkan.
Selain itu, Danlanud mengajak seluruh personel untuk terus membangun ketangguhan mental sebagai prajurit. Menurutnya, kehidupan militer tidak terlepas dari berbagai tuntutan, tantangan, dan kesulitan yang harus dihadapi dengan sikap dewasa serta penuh tanggung jawab.
“Yang kita harapkan adalah kehidupan mess yang sehat dan kondusif, sehingga mampu membentuk prajurit yang tangguh, berkarakter, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Di sisi lain, kehidupan di mess juga harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui sikap yang tertib, disiplin, serta kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan bersama,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Danlanud juga mengingatkan bahwa sebagian besar mess berada di tengah lingkungan perumahan yang dihuni keluarga prajurit. Oleh karena itu, penghuni mess harus mampu menjaga ketertiban, menghormati lingkungan sekitar, serta menjadi teladan yang baik bagi masyarakat di sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami hakikat kehidupan mess, menjaga marwah satuan, serta membangun budaya kehidupan prajurit yang sehat dalam mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang profesional, disiplin, tangguh, dan berkarakter.
-1127053-600.webp)
-1127053-1080.webp)
