Berita

Bermain dan Rekreasi di Museum Dirla

Dibaca: 8 Oleh 14 Jun 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Selasa (14/6) di Museum Pusat Angkatan Udara Dirgantara Mandala, sekolompok anak dari Taman Kanak-Kanak asyik bermain di bawah shelter pesawat Catalina. Sementara sekelompok lain, anak-anak Sekolah Dasar berlarian di halaman.

Anak-anak dari berbagai TK maupun SD di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, pada musim liburan memang sengaja diajak menghunjungi museum yang berada di Lanud Adisutjipto ini. Kegembiraan anak-anak terlihat tidak hanya saat berjalan keliling melihat koleksi pesawat yang dipamerkan di dalam musuem, namun kegembiraan juga ditunjukkan saat mereka melihat pesawat melintas yang akan mendarat di Bandara Adisutjipto. Serentak mereka berteriak bersama.

Banyak alasan untuk mengunjungi museum, salah satunya Yustri, guru pendamping dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura. Menurutnya, kunjungan anak didiknya ke museum dimaksudkan sebagai sarana pengayaan materi pelajaran multimedia. Dalam materi multimedia, anak didik dikenalkan dengan berbagai moda transportasi, termasuk transportasi udara.

“Dengan berkunjung ke museum pesawat terbang, diharapkan anak-anak akan bertambah pengetahuannya,” ujarnya.  Lain dengan Yustri, Untari, guru dari SD Negeri 1 Klajer Penawangan Kabupaten Grobogan menuturkan, selain untuk rekreasi, berkunjung ke museum Dirgantara Mandala juga berarti memberikan pengetahuan tentang sejarah Angkatan Udara kepada murid.

Baca juga:  58 Personel Makoopsau I Terima Kenaikan Pangkat

Sementara Kepala Museum Pusat Angkatan Udara Dirgantara Mandala, Letkol Sus Drs. Sudarno menjelaskan, di masa liburan, areal museum Dirgantara Mandala merupakan arena bermain bagi para pengunjung. Tidak hanya anak-anak TK saja, namun di halaman museum juga sering dijadikan ajang outbond oleh para siswa dari Sekolah Dasar maupun Sekolah Menegah Pertama. 

“Rekreasi ke Museum Dirgantara Mandala, selain dapat belajar dari berbagai koleksi, pengunjung juga bisa bermain di halaman,” pungkas Kepala Museum.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel