Berita

Binpersman Selalu Muncul Permasalahan Baru Karena Lingkungan Strategis

Dibaca: 190 Oleh 27 Nov 2015Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pembinaan Personel Manusia (Binpersman) pada dasarnya tidak akan pernah selesai karena akan selalu muncul permasalahan baru. Hal ini bukan hanya karena pengaruh dari perkembangan situasi dan kondisi lingkungan strategis (Lingstra) yang selalu berubah, tetapi juga disebabkan oleh kodrat dari manusia (personel) sebagai objek pembinaan yang selalu mengalami perkembangan atau perubahan tingkah laku maupun perubahan cara pandang (mindset), yang pada gilirannya menuntut pula cara-cara dan metode pembinaan yang berbeda.

Demikian sambutan Aspers Kasau Marsda TNI Yadi Husyadi saat membuka acara Rapat Kerja Teknis Personel (Rakernispers) di Gedung Suharnoko Harbani Mabesau, Cilangkap, Kamis (26/11) yang dihadiri Koorsahli Kasau Marsda TNI Ucok Usra Harahap, Aspam Kasau Marsda TNI Masmun Yan Manggesa, Asrena Kasau Marsda TNI M. Safii, Asops Kasau Marsda TNI Barhim.

Dikatakan, untuk meningkatkan kualitas SDM TNI AU, maka perlu dicari cara dan metode Binpersman dalam membentuk prajurit yang profesional, sehingga secara optimal dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan oleh TNI AU. Hal ini sesuai dengan tema Rakernispersau tahun ini yaitu: “meningkatkan profesionalisme SDM TNI AU yang berkualitas, dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas tni au.”

Baca juga:  Penerimaan Tamtama Prajurit Karier TNI AU

Pada Rakernispers kali ini secara garis besar akan memaparkan beberapa permasalahan menonjol dalam pembinaan SDM TNI AU TA 2015, yaitu mengenai penyediaan prajurit, pendidikan prajurit, penggunaan prajurit, perawatan prajurit, pemisahan prajurit. Kegiatan ini juga merupakan forum komunikasi dalam meningkatkan pembinaan personel TNI AU oleh karena itu jadikan rapat ini sebagai sarana untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan sistem pembinaan personel dan tenaga manusia (sisbinpersman) TNI AU sehingga diharapkan dapat menemukan solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada.

Menurutnya, kelancaran mekanisme rapat dan optimalnya hasil rapat ini akan sangat ditentukan oleh kualitas kontribusi dari masing-masing peserta dalam menyampaikan ide maupun gagasannya. Kedudukan sebagai peserta rapat mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menyampaikan saran dan pendapat yang konstruktif (membangun). Dengan demikian apapun hasilnya dalam rapat ini merupakan komitmen bersama dan harus dilaksanakan secara konsisten .

Sebelum mengakhiri sambutannya Aspers Kasau menyampaikan beberapa hal yaitu, manfaatkan forum ini untuk menghasilkan cara-cara dan metode pemecahan dan pemikiran dalam kegiatan binpersman, gunakan arahan penjelasan dan paparan para pejabat serta pemapar lainnya sebagai masukan dan referensi dalam pelaksanaan binpers di satker. perhatikan dan waspadai perubahan ketentuan-ketentuan atau peraturan-peraturan yang berlaku dan menjadi acuan dalam binpers, sehingga selalu up date dalam pelaksanaan di lapangan.

Baca juga:  Kosekhanudnas III Ikuti Olahraga Bersama TNI-Polri dan Pemda Kota Medan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel