Berita

BKKBN Provinsi Jawa Barat Gandeng TNI AU

Dibaca: 5 Oleh 08 Okt 2020Tidak ada komentar
BKKBN Provinsi Jawa Barat Gandeng TNI AU
#TNIAU 

TNI AU. Bandung – Koharmatau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Jawa Barat bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang berlangsung Makoharmatau, di ruang rapat Basjir Soerya, Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Rabu (07/10/2020).

Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Tri Suryono, dalam sambutannya menyatakan bahwa Perjanjian Kerja Sama ini merupakan komitmen dan keinginan BKKBN bersama TNI AU dalam Koharmatau untuk membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional, khususnya pada bidang kependudukan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Penduduk merupakan aspek penting dalam pembinaan potensi Dirgantara, pembinaan unsur demografi ini mencakup pembinaan terhadap data dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya penduduk Indonesia secara keseluruhan memiliki potensi sebagai komponen pertahanan negara sesuai dengan profesi masing-masing,” tegas Dankoharmatau.

Lebih lanjut Dankoharmatau menyampaikan, Koharmatau dan BKKBN melalui program Keluarga Berencana dan program pendukung lainnya berkomitmen mewujudkan sumber daya manusia Indonesia berkualitas dan cerdas sehingga memiliki kemampuan mempertahankan Negara. Sehingga menghasilkan generasi yang mampu ikut melaksanakan pembangunan demi tercapainya cita-cita nasional sehingga serta mempunyai daya saing komperatif dan daya saing kompetitif, tutupnya.

Baca juga:  Panglima TNI : TNI Harus Mampu Merespon Terhadap Kemungkinan Ancaman “Perang Hibrida”

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Bapak Drs. Kusmana mengatakan dalam sambutannya, program bangga di Jawa Barat saat ini, masih dihadapkan dengan tantangan angka kelahiran yang relatif masih tinggi.

Guna mencegah terdinya kasus-kasus tersebut perlu penguatan dari aspek pembangunan kelauarga melalui pendekatan 8 fungsi keluarga, kasih sayang, perlindungan reproduksi, sosial budaya, ekonomi dan fungsi pelestarian lingkungan, lanjutnya.

“Kerja sama BKKBN dengan Koharmatau (TNI AU) ini diharapkan dapat mewujudkan visi Provinsi Jawa Barat Juara Lahir dan Batin,” tambah Drs Kusmana. Lebih lanjut Drs. Kusmana menyampaikan, Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi modal pembangunan yang luar biasa, namun besar tidak berkualitas maka akan hanya menjadi beban bagi pembagunan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel