Berita

BNN Kota Tanjungpinang Ceramah Narkoba di Lanud Tanjungpinang

Dibaca: 19 Oleh 19 Jan 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Seluruh personel Lanud Tanjungpinang mengikuti ceramah tentang bahaya Narkoba dari BNN Kota Tanjungpinang, bertempat di Gedung Dirgantara Lanud Tanjungpinang, Senin (19/01).

Kepala BNN Kota Tanjugpinang AKBP Ahmad Yani menyampaikan bahwa peredaran narkoba di Indonesia adalah hal yang serius. Dikatakan korban meninggal akibat bahaya narkoba di Indonesia berjumlah 50 orang per harinya Indonesia menjadi pengedar dan pemakai narkoba terbesar di seluruh Asia dan Kepulauan Riau menjadi peringkat kedua se-Indonesia dalam peradaran ekstasi atau inex. Menurutnya peredaran narkoba sebagaian besar diakibatkan oleh lemahnya pengawasan sehingga Narkoba mudah masuk ke Indonesia, dan diproduksi. Dari hasil penyelidikan dilapangan, hampir semua lingkungan tidak ada yang bersih dari narkoba termasuk intansi pemerintah dan TNI/Polri.

Dijelaskan bahwa narkotika pada dasarnya dibutuhkan dalam dunia medis dan ilmu pengetahuan, hanya saja narkotika menjadi berbahaya apabila disalahgunakan, seperti mampu merusak pikiran dan emosional, kriminalitas, merusak moral, menghancurkan masa depan dan kematian yang tidak wajar. Bedasarkan efek atau akibat penggunaan narkoba pada tubuh manusia dapat menimbulkan depresi, stimulan (kenikmatan sesaat) dan halusinogen (berhalusinasi).

Baca juga: 

Pada kesempatan tersebut Kepala BNN Kota Tanjungpingang juga menghimbau seluruh anggota Lanud Tanjungpinang untuk mengambil peran dengan memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba baik dalam keluarga maupun lingkungan. BNN juga terbuka apabila ada keluarga dan warga korban penyalahgunaan narkoba yang membutuhkan langkah penanganan rehabilitasi.

Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb Iketut Wahyu Wijaya sangat menyambut baik kegiatan tersebut, dengan harapan dapat membentengi keluarga dan lingkungan sekitar akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Danlanud juga menekankan akan menindak tegas dan tidak ada ampun bagi anggotanya yang terbukti menyentuh barang haram tersebut.

Pada kesempatan tersebut BNN, Kota Tanjungpinang juga menghadirkan dua nara sumber yang merupakan mantan pemakai narkoba dan membuka sesi tanya jawab.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel