Berita

BOURDERS LANUD PALEMBANG BEKAS BANGKER PERTAHANAN TENTARA JEPANG

Dibaca: 3 Oleh 11 Jun 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Palembang (8/6).  Asset tanah TNI AU yang berada di wilayah Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang sangat rentan terhadap tindakan penyerobotan oleh masyarakat, penyerobotan dilakukan secara individu maupun kelompok yang terkoordinir dengan berbagai cara mereka tempuh, sehingga terkesan mendapat angin segar dan restu dari penguasa setempat berakibat pada tindakan penyerobotan dan pembangunan rumah-rumah permanen oleh warga bahkan rumah-rumah mewah dangedung-gedung megah.

Tindakan illegal yang seolah dilegalkan lebih diperkuat dengan bukti dilapangan bahwa telah terbentuk pemerintahan dari tingkat RT, RW bahkan berdiri kantor kalurahan secara syah serta pemberian fasilitas bersifat umum dan permanen oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Kota berupa jalan, listrik maupun air PAM.

Tindakan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat ini memang boleh dikatakan sangat masuk akal mengingat wilayahnya berada di Kota Palembang didukung dengan letaknya yang sangat strategis dan kosong sehingga mengundang niat mereka yang tidak tahu maupun mereka yang sudah mengetahuinya tetapi dengan sengaja bermaksud ingin menguasainya.

Kondisi ini memprihatinkan apabila tidak segera ditindaklanjuti dan menuntaskannya maka tidak mustahil suatu saat akan timbul permasalahan yang lebih besar dari yang sudah terjadi beberapa waktu lalu sebagai akibat dari saling mempertahankan pendapat tentang hak dan kewajiban yang berbenturan.

Lebih ironis lagi asset tanah negara yang notabene untuk kepentingan negara bukan sekedar untuk kepentingan sekelompok masyarakat akan ludes tak tersisa oleh tindakan penyerobotan sekelompok masyarakat serta oknum- oknum tertentu yang tidak bertanggung-jawab demi kepentingan pribadi.

Menyikapi permasalahan yang sangat krusial, sudah barang tentu Lanud Palembang tidak akan mampu berdiri sendiri menghadapi dan menyelesaikan permasalahannya.

Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk aktif campur tangan menyelesaikan perseteruan ini dengan bijak., sementara menyikapi permasalahan yang kian meruncing Komandan Lanud Palembang, Letkol PNB Adam Suharto sangat gigih dalam mempertahankan asset tanah Negara ini, selain melakukan pengawasan langsung dilapangan dengan melaksanakan patroli bourders secara terjadwal, rutin dan terkoordinir.

Berbagai upaya tindakan persuasif dengan melakukan pendekatan dan pendataan warga, serta menempuh upaya hukum dengan melakukan koordinasi secara aktif dengan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota serta Instansi terkait.

Dan untuk lebih membuka lagi wacana publik, dalam menyikapi dan mengatasi permasalahan asset tanah bourders Lanud Palembang telah disosialisasikan secara umum dengan memasang Peta Bourders Lanud Palembang diperbatasan wilayah bourders dan bisa dilihat umum serta memunculkan kembali tanda-tanda peninggalan sejarah berupa bangker-bangker pertahanan tentara Jepang dengan melakukan pengecatan dan pemberian logo satuan TNI AU.

Sedang kepada seluruh anggota Lanud, Danlanud dengan tegas senantiasa menekankan agar ; “Jangan pernah melupakan sejarah Lanud Palembang dan pelihara apa yang sudah kita perbuat terhadap bangker-bangker pertahanan peninggalan tentara Jepang ini, jadikan sebagai simbul penguasaan fisik dan penguasaan dokumen terhadap asset Negara yang dipercayakan kepada kita semua”.

Baca juga:  Casis Taruna dan Taruni AAU Lanud Ngurah Rai Laksanakan Tes Samapta

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel