Berita

BPK RI, Periksa Lanud Iswahjudi

Dibaca: 19 Oleh 27 Agu 2018Tidak ada komentar
BPK RI, Periksa Lanud Iswahjudi
#TNIAU 

TNI AU.  Magetan (27/8). Tim Wasrik BPK RI selama lima hari melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan di Lanud Iswahjudi. Pemeriksaan meliputi pengelolaan kegiatan transfer Barang Milik Negara (BMN) dan pencatatan aset yang belum diregister tahun 2017 serta penerapan perubahan Dipa tahun 2018.

Tim BPK RI diterima Komandan Wing 3 Lanud Iwj, Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto dan melaksanakan entry briefing di ruang rapat Markas Lanud Iswahjudi. Mewakili Komandan Lanud Iwj, Marsma TNI Samsul Rizal, Danwing 3 Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto mengucapkan selamat datang kepada Tutus Sulfani Sulaeman S.E.,M.H., selaku ketua Sub Tim UO TNI AU dan rombongan BPK RI, semoga Tim Wasrik BPK RI dapat melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaan di Lanud Iwj dengan baik.

“Tim Wasrik BPK RI merupakan mitra kerja yang akan membantu mengoptimalkan kinerja satuan di Lanud Iswahjudi agar lebih baik dan akuntabel, untuk itu apabila nantinya ditemukan kekurangan-kekurangan atau permasalahan terhadap pengelolaan transfer BMN serta termasuk pencatatan aset yang belum diregister hendaknya dapat dikoordinasikan agar dapat diperbaiki dan disempurnakan,” harap Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto kepada Tim BPK RI.

Baca juga:  STUKBA TNI AU ANGKATAN KE-34 TH. 2018 DIBUKA DIRDIKLAT KODIKLATAU

Ketua Tim Tutus Sulfani Sulaeman S.E.,M.H., dalam entri briefingnya mengatakan bahwa jenis dan tujuan pemeriksaan pertama pemeriksaan keuangan yaitu menilai laporan keuangan, kedua kinerja yaitu menilai aspek ekonomi, efisisensi atau efektifitas, ketiga PDTT (Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu) yaitu dengan memberikan Kesimpulan atas suatu hal yang diperiksa.

Selain itu tujuan pemeriksaan untuk menguji dan menilai keandalan pengendalian internal serta kesesuaian kegiatan tranfer BMN di Kemhan dan TNI tahun 2017 dengan ketentuan yang berlaku. “Sedang kesimpulan melalui pengujian ini untuk mendorong Kemhan dan TNI untuk menyelesaikan permasalahan hasil pemeriksaan laporan keuangan (LK) tahun 2017 dan untuk perbaikan LK tahun 2018,” terang Tutus.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel