Berita

Brevet Untuk Letkol Pnb Fajar

Dibaca: 110 Oleh 08 Feb 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) DR. Syamsul Ma’arif, M.si memberikan Sertifikat dan Brevet “Tanggap tangkas tangguh” kepada peserta Rapat Koordinasi dan Pelatihan Penanggulangan Bencana tingkat nasional yang berlangsung selama tiga hari belum lama ini di Hotel Mercure Jakarta Utara.

Letkol Pnb Fajar Adriyanto (Pabandya Ops Kohanudnas) sebagai Kepala Senat Mahasiswa Unhan menjadi salah satu perwakilan penerima penyematan brevet tersebut. Mahasiswa Unhan dipandang pantas menerima brevet ini karena keikutsertaannya dalam beberapa kegiatan penanggulangan bencana seperti di gunung Merapi dan banjir lahar dingin di Yogyakarta.

Selain itu juga aktif dalam kegiatan pelatihan tingkat nasional maupun Internasional seperti ARF-DiREx 2011 (ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise) bulan Maret 2011 di Manado dan kegiatan Demonstrasi peralatan kebencanaan di Nantes Perancis september 2011

Penyelenggaraan acara Rapat Koordinasi dan Pelatihan Penanggulangan Bencana tingkat nasional ini sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun BNPB ke-4. BNPB yang dibentuk sejak 2008 lalu telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia.

Baca juga:  Tinjau Kesiapan Latihan Jalak Sakti, Pangkoopsau I Kuker ke Lanud ASH

Hal ini ditandai dengan penghargaan Perserikatan Bangsa-bangsa dengan penganugerahan Global Champion for Disaster Risk Reduction kepada Presiden RI. Rapat koordinasi (rakor) dan pelatihan yang mengangkat tema “Menuju Indonesia Tangguh” ini melibatkan seluruh BPBD provinsi, sejumlah BPBD kabupaten/kota di Indonesia serta mahasiswa Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan).

Keseriusan BNPB dalam penanggulangan bencana dilakukan secara konkret melalui manajemen pengembangan sumber daya manusia. hal ini ditunjukkan pada saat kepala BNPB menyematkan brevet “Tanggap tangkas tangguh”.

Enam orang Perwakilan yang menerima brevet adalah dari tiga BPBD terbaik tingkat provinsi dan kabupaten yaitu Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Bojonegoro. Sedangkan tiga orang lainnya Anggota DPR Komisi VIII, personel dari satuan PRB (Pengurangan resiko Bencana) dan Letkol Pnb Fajar Adriyanto, yang merupakan satu-satunya perwakilan dari TNI diantara lima orang lainnya yang menerima brevet tersebut.

Letkol Pnb Fajar Adriyanto yang sebelumnya sebagai penerbang F-16 Fighting Falcon, saat ini sedang mendapat tugas belajar S-2 di Universitas Pertahanan pada Program study ; Disaster Management for National Security. Diharapkan nantinya para lulusan Unhan dapat menjadi personel yang aktif dalam manajemen penanggulangan bencana di Indonesia, yang sering dilanda bencana alam dan membutuhkan personel yang menangani manajemen bencana.

Baca juga:  BANTUAN BRI KEPADA YON 464 PASKHAS

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel