Berita

Buka Puasa Bersama di Pusdiklathanudnas Surabaya

Oleh 29 Jun 2016 No Comments
#TNIAU 

Warga Pusdiklathanudnas Surabaya bersama anak yatim mengadakan acara peringatan Nuzulul Qur’an 1437 H dan buka puasa bersama yang bertempat di Masjid Al Mi’raj Pusdiklathanudnas Surabaya, Selasa (28/6).

Acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan buka puasa bersama tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Cito M dan Saritilawah oleh Serda Erlina.

Turut hadir pada acara tersebut Komandan Pusdiklathanudnas Kolonel Lek Supriyanto, S.E., M. Si(Han), Bapak Ustadz KH. Abil Malik Syadili, SQ., S, Pdi, Para Direktur, Kapokinst, Perwira, segenap Anggota dan PNS serta Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 05 Pusdiklathanudnas Surabaya.

Dalam sambutannya Komandan Pusdiklathanudnas mengatakan bahwa acara seperti ini merupakan bagian dari upayah Ukhuwwah Islamiah mempererat jalinan silatuhrahmi diantara warga Pusdiklat Hanudnas.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Nuzulul Qur’an memiliki makna penting yang harus melekat pada ingatan dan diwujudkan dalam perbuatan kita, karena peristiwa tersebut membawa perubahan sekaligus sebagai petunjuk bagi manusia dalam memperoleh jalan yang benar menuju cahaya Iman dan Islam. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT juga sebagai kasih sayang Allah SWT kepada manusia. Oleh karena itu Nuzulul Qur’an harus dipahami sebagai bentuk keakraban kita dengan Al-Qur’an yang telah Allah turunkan supaya kita lebih dekat dengan yang maha rahman, lebih dekat dengan Allah sebagai pencipta kita.

Baca juga:  Upacara HUT Pomau Ke 70 di Lanud Sri Mulyono Herlambang

Sementara itu Bapak Ustadz KH. Abil Malik Syadili, SQ., S, Pdi,Ustadz Drs. Ali Mauludi dalam tausiahnya mengatakan bahwa puasa merupakan mencegah sesuatu dari hal-hal yang menyesatkan. Di bulan puasa banyak sekali amalan yang bisa kita lakukan guna untuk mempertebal Iman dan Taqwa.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Allah SWT menurunkan Al-Qur’an ke dunia ini sebagai petunjuk hidup dan sebagai bacaan, karena tanpa Al-Qur’an manusia akan menjadi sesat.

Pada kesempatan tersebut Komandan Pusdiklat Hanudnas memberikan santunan kepada 30 anak Yatim dari Yayasan Yatim Piatu Arrahmah Surabaya.

 

Komentar