Berita

“C-130 HERCULES”ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN

Dibaca: 13 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

PESAWAT C-130 HERCULES TNI AU ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN KE PHILIPINA

 

Pesawat TNI Angkatan Udara C-130 Hercules A-1326 dan A-1 317 dari Skadron Udara 31 Wing 1 Lanud Halim Perdakusuma dengan Kapten Pilot Mayor Pnb Aldriin dan Mayor Pnb Purwoko lepas landas dari Lanud Halim Perdakusuma menuju Legaspy Philipina dengan mengangkut Bantuan Kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia pada bencana Badai Durian di Philipina berjumlah 25 ton Senin (4/12).

 

Kepala Pelaksanaan Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana Syamsul Ma’Arif, S.1P, Msi mengatakan seluruh bantuan berjumlah 25 ton, bernila 2 Milyar, yang diangkut dengan dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara. Bantuan yang dikirim berupa obat-obatan dan makanan penganti sebanyak 12 ton, bahan makarnan berupa Sarden 20.400 kaleng, kecap 6.000 botol, sambal 6.000 botol, minyak goreng 1.800 botol, Indomie 200 box, makanan sereal 24 karton dan biscuit 350 karton.sebanyak 12.,4 ton pakaian wanita CD 3000 stel, pakaian anak-anak 3.000 stel dan pakaian pria sebanyak 3.000 stel dengan berat 0,6 ton.

Baca juga:  Idul Fitri Sarana Me-Refresh Diri

 

Untuk Tim pengiriman Bantuan dipimpin oleh Kalakhar Bakornas Penanganan Bencana Syamsul Ma’Arif. S.IP, Msi yang didampingi dari Departemen Kesehatan, Departemen Sosial dan Kementrian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat.

 

Menteri Sosial RI Bachtiar Chamsyah dalam sambutan pelepasan bantuan kemanusiaan dari Pcmerintah Indonesia kepada Pemerintah Philipina mengucapkan terimakasih kepada Departemen Kesehatan, Departermen Sosial dan Markas Besar TNI, yang dengan cepat melakukan koordinasi sehingga hari ini telah siap diberangkatkan bantuan kemanusiaan ke Philipina.

 

Lebih lanjut dikatakan beberapa hari yang lalu di. Philipina telah terjadi badai yang sangat besar yang mengakibatkan korban manusia meninggal dunia lebih dari 300 orang. Begitu juga korban yang sakit, kerusakan bangunan dan berbagai infrastruktur yang tidak berfungsi. Kita bisa membayangkan kejadian seperti ini hampir sama dengan bencana alam yang pernah menimpa kita baik di Aceh dan Nias pada Desember 2004. Kita juga telah melakukan tugas-tugas kemanusiaan ke Philipina telah 3 kali, yakni Nopember 2004, Maret 2005 dan sekarang Desember 2O06. Sebagai Negara sahabat dan tetanga dekat, Pemerintah dan Rakyat Indonesia dapat merasakan kesedihan tersebut. Untuk Itu Bapak Presiden telah memerintahkan agar segera memberikan bantuan berupa makanan dan obat-obatan pada saudara-saudara kita di Philipina yang menjadi korban bencana dimaksud, kata Mensos.

Baca juga:  55 Prajurit Lulus Kursus PLLU dan Meteo Paskhas A-17

 

Menteri Sosial juga mengingatkan kepada Gubenur, Bupati, dan Wailkota agar selalu siap dan mengantisipasi adanya bencana didaerah masing-masing serta mensiapsiagakan masyarakat dan dinas-dinas terkait.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel