Berita

Calon guru program SM3T dibekali ilmu kepemimpinan lapangan dan belanegara di AAU.

Dibaca: 7 Oleh 18 Okt 2012Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Sejak dibuka 27 September yang lalu hingga hari ini calon guru yang tergabung dalam program pemerintah Sarjana mengajar di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Di AAU sedang digembleng ilmu-ilmu lapangan dan kepemimpinan lapangan. Ada 17 materi yang diberikan oleh pengasuh dan pengajar AAU. Sore Rabu(3/10), peserta program SM3T dibekali kemampuan bertahan di hutan, tali temali, dan penyebrangan basah. Kemampuan ini sengaja diberikan mengingat beratnya medan yang akan dihadapi oleh calon guru-guru muda ini. Isak tangis dan jeritan dari peserta SM3T yang gagal melaksanakan tugas yang diberikan oleh pelatih. Bertempat di kolam ikan AAU segaran 169 peserta menjeburkan diri dan berusaha melintasi tali yang dipasang melintang melewati kolam.

“Saya sangat menikmati kegiatan ini, tadinya saya sangat takut dengan air amun karena sayapercaya dengan pelatih dan penyeberangan basah ini wajib akhirnya saya berani melintasi rintangan penyeberangan basah yang diberikan pelatih”. Ucap salah satu peserta SM3T.

Menurut rencana besok siang peserla Diklat juga akan diajari ilmu bertahan hidup ala militer. Karena medan yang akan disimulasikan tidak terlalu berat maka latihan teori dan drill kering sudah mulai diberikan hari ini. Jelas letkol Edy Sumarjoko meyakinkan.

Baca juga:  Upacara Hari Jadi Koopsau Dilanud Maimun Saleh

Materi nasionalisme dan belanegara dalam pelatiha kedisiplinan ini mendapat porsi yang cukup banyak. Karena keberadaan calon guru SM3T adalah program pemerintah mencerdaskan bangsa. Dari program inilah akhirnya AAU dan UNY tergerak untuk saling mengisi demi turut mencerdaskan anak bangsa di daerah 3T. (Pen AAU).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel