Berita

Cegah Demam Berdarah, Lanud Dominicus Dumatubun Laksanakan Fogging

Dibaca: 21 Oleh 07 Nov 2022Tidak ada komentar
TEMPLATE 1
#TNIAU 

TNI AU. Dalam minggu-minggu ini kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara sering berubah-ubah terkadang pagi panas, siang hujan dan besok panas lagi. Dengan adanya kondisi seperti ini sangat potensial untuk berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti yang berakibat terjadi Demam Berdarah Dengue (DBD).

Untuk menghindari dan mencegah terjadinya DBD di lingkungan Lanud Dominicus Dumatubun, Tim kesehatan dari Seksi Kesehatan (Sie Kes) Lanud D. Dumatubun langsung bergerak melaksanakan Fogging di area perumahan/komplek dan perkantoran di wilayah Lanud DMN, Senin (06/11/2022).

Pelaksanaan fogging ini dilakukan berdasarkan perintah dari Danlanud Dominicus Dumatubun Letkol Pnb Ruli Surya PS., untuk mencegah penyebaran nyamuk DBD di lingkungan Lanud DMN.

Danlanud D. Dumatubun juga menghimbau kepada warga Lanud untuk rutin membersihkan perkarangan dan selokan di sekitar komplek masing-masing serta membudayakan hidup bersih.

Kegiatan fogging yang di pimpin langsung oleh Pgs. Kakes Lanud D. Dumatubun Letda Kes dr. Dedy Rahmat Syahir menyampaikan sesuai arahan Danlanud DMN, hari ini kita melaksanakan pengasapan atau fogging sebagai salah satu pengendalian penyebab penyakit DBD oleh nyamuk Aedes aegypti.

“Sasaran fogging kita lakukan kali ini di area komplek antara lain komplek fokker, dakota, hercules, perkantoran mako lanud, perkantoran Baseops dan area sekolah Paud Angkasa, tempat ibadah Masjid, serta kediaman rumah dinas komandan,” ungkapnya.

Sebelum Penyemprotan asap fogging di mulai, ia menghimbau kepada warga mempersiapkan dan pengamanan bagi anggota keluarga yaitu balita, anak-anak, orang tua, makanan yang ada di rumah atau hewan peliharaan diamankan terlebih dahulu.

Selain itu, Ps Kakes Lanud DMN juga memberikan Langkah-langkah pencegahan DBD terutama kebersihan lingkungan kemudian menguras tempat penampungan air minimal seminggu seakali, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas, menggunakan obat anti-nyamuk dan bisa melakukan langkah-langkah pencegahan DBD lainnya.

“Pelaksanaan pengasapan dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 11.30 WIB, berjalan dengan lancar dan aman sesuai dengan rencana,” tutupnya.

Baca juga:  WASRIK BPK RI DI LANUD IWJ, BERAKHIR

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel