Berita

Ceramah BNN Di Lanud Abd

Dibaca: 4 Oleh 27 Agu 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Untuk mencegah dan menghindari peredaran obat-obatan terlarang yang lebih dikenal dengan Narkoba, Lanud Abd Saleh bekerjasama dengan Badan Narkoba Nasional (BNN) melaksanakan ceramah tentang narkoba bagi anggota Lanud Abd Saleh dan Insub (Depohar 30, Batalyon 464 Paskhas dan Detasemen Matra 2) baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Hanggar Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abd Saleh. Rabu, (26/8).

Komandan Lanud Abd Saleh, Kolonel Pnb H. RM. Djoko Senoputro, S.E. mengatakan, bahwa saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, tidak hanya di lingkungan generasi muda, namun sudah masuk di setiap golongan di masyarakat kita, baik dari usia anak-anak hingga dewasa. Disamping itu, kasus ini bukan hanya merasuki kehidupan kalangan masyarakat ekonomi atas, akan tetapi sudah menjalar ke kalangan masyarakat bawah, bahkan telah banyak korban akibat dari narkoba serta sudah banyak yang kehilangan nyawa. Untuk itulah pemerintah kita saat ini menetapkan, bahwa negara kita dalam kondisi darurat narkoba, sehingga penanganan serta pencegahannya, bukan hanya menjadi tugas BNN ataupun pemerintah semata, namun membutuhkan peran serta dan keterlibatan secara aktif dari kita semua, sehingga baik kita, keluarga kita, rekan-rekan kita, serta lingkungan kita terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Baca juga:  Intelex 2018 Mantapkan Kerjasama Intelijen TNI AU dan RTAF

Kepada anggota Lanud Abd, Kolonel Pnb Djoko Senoputro berpesan agar tidak coba-coba mendekati barang haram tersebut karena dapat merugikan diri pribadi keluarga maupun dinas. Siapapun yang terlibat, dinas tidak segan dalam mengambil tindakan tegas, bahkan sangsi terberatpun akan diberikan, seperti pemberhentian dengan tidak hormat atau pemecatan dari dinas TNI Angkatan Udara. Peredaran gelap narkoba telah menjadi masalah kompleks dan multidimensional fakta perkembanganya di Indonesia telah menunjukan kondisi yang semakin memprihatinkan dan menjadi ancaman serius bagi para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.

Sementara itu Ketua Tim BNN, Ibu Yunis Farida yang bertindak selaku penceramah mengatakan, penjatuhan sangsi hukuman penjara bagi mereka yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba baik pemakai, pengedar dan Bandar, kiranya bukan solusi yang efektif. Hal ini terbukti masih terjadi tingkat peredaran yang semakin marak di kalangan masyarakat. Dalam menyikapi upaya pencegahan pemberantasan penyalahangunaan narkoba berdasarkan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 secara substansi mereka wajib untuk menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

Baca juga:  Dankoharmatau Meninjau Pesawat MIG 17 Fresco Di Skatek 022 Lanud Abd Saleh

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel