Berita

CERAMAH DALAM RANGKA HUT KE-46 WARA

Dibaca: 44 Oleh 15 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Sekitar 582 personel Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) terdiri 240 perwira dan 342 bintara mengikuti ceramah yang disampaikan oleh Asisten Personel (Aspers)Kasau, Ibu Winayadhati Kanya Sena (Ibu Asuh Wara), dan pakar perencana keuangan Safir Senduk pada tanggal 15 Juli 2009 di Auditorium Denma Mabesau.

 

Acara yang dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi ke- 46 Wara yang jatuh pada tanggal 12 Agustus 2009 mendatang ini diikuti oleh seluruh anggota Wara yang berasal dari Jabodetabek, Kalijati dan Bandung.

 

Pada kesempatan tersebut, Aspers Kasau Marsda TNI Sudjadiono sebagai penceramah pertama menyampaikan topik “Menuju Hidup Yang Lebih Bermakna” . Dalam hal ini Aspers menekankan agar Wara menyadari betul perannya sebagai seorang prajurit TNI AU yang memiliki karakteristik beresiko tinggi, siap menghadapi kondisi apapun, diikat disiplin dan hiraki serta mempunyai jati diri sebagai prajurit. Selain itu peran Wara sebagai Wanita Indonesia diantaranya menyangkut masalah kesetaraan jender, sebagai mitra suami, political will pemerintah, perubahan kultur serta sebagai anggota masyarakat.

Baca juga:  PANGKOOPSAU BERIKAN PENGHARGAAN PERAIH ADHI MAKAYASA AAU 2013

 

Sementara itu, Ibu Winayadhati Kanya Sena, Ny. Esa Subandrio yang berkesempatan mengisi acara di sesi kedua mengambil tema “Menjadi Perempuan Cantik”. Menurut Ny. Esa Subandrio, kecantikan secara lahiriah hanyalah bagian kecil dari makna kecantikan yang sesungguhnya, karena masih ada kecantikan batiniah yang tidak bisa dilihat oleh mata yaitu inner beauty. Untuk itu Ny. Subandrio yang juga Istri Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Subandrio tersebut menekankan bahwa Wara adalah mahkota pembawa wibawa dan permatanya Angkatan Udara, sehingga diharapkan Wara harus tampil cantik baik lahir maupun batin dengan membangun tubuh, jiwa dan pikiran yang prima melalui pola hidup sehat, mengasah intelektual dan berfikir positif.

 

Banyak orang yang tahu bagaimana mendapatkan uang tetapi banyak pula yang tidak bisa mengelolanya disebabkan oleh kurangnya kecerdasan finansial, hal ini dibahas di acara sesi ketiga oleh pakar perencana keuangan terkenal Safir Senduk dengan tema “Mengelola Keuangan Keluarga”. Menurut Safir Senduk penghasilan sebaiknya tidak cukup hanya untuk memenuhi pengeluaran kebutuhan hidup semata, tapi juga harus diinvestasikan untuk masa depan keluarga dengan membagi penghasilan dalam pos-pos pengeluaran yang tepat seperti biaya hidup dan tabungan/investasi/asuransi. Ditekankan pula besarnya pos pengeluaran sebaiknya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan.

Baca juga:  PRAJURIT HARUS MEMBERIKAN RASA AMAN DAN NYAMAN

Selain anggota Wara, dalam acara ceramah tersebut hadir pula Kadisminpersau Marsma TNI Daryatmo S.IP; Ibu Winayadhati Kanya Sena Daerah I, Ny. Maya Imam Sufaat serta Ibu-Ibu PIA Ardhya Garini Pengurus Pusat.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel