Berita

CERAMAH KESEHATAN PADA PERTEMUAN PIA AG BAKORDA BANDUNG

Dibaca: 10 Oleh 08 Sep 2014Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Pertemuan rutin yang dilaksanakan kali ini tentunya memiliki maksud dan tujuan, yaitu untuk menjalin komunikasi dengan saling bertukar informasi. Selain itu, tali silaturahmi dan persaudaraan yang telah terbina, semoga semakin erat dan kokoh. Mengingat kita dipersatukan karena kepentingan dinas suami, maka tak ada salahnya kita membina hubungan kekeluargaan ini dengan cerita manis, meski didalamnya ada suka dan duka.

Demikian sambutan yang disampaikan Ny. Sri Wahyuningsih selaku ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/Gabungan II Lanud Sulaiman yang mendapat kehormatan selaku tuan rumah bagi acara pertemuan rutin yang dihadiri ibu-ibu pengurus PIA AG Bakorda Bandung, Senin, (8/9), di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung.

Dalam sambutan tersebut disampaikan harapan agar para ibu yang tergabung dalam wadah organisasi PIA memiliki mental yang kuat untuk melaksanakan amanah keluarga dan negara dengan hati ikhlas.

”Untuk itulah, melalui pertemuan ini diharapkan kita dapat saling menimba ilmu dan pengalaman yang positif untuk melihat berbagai kemajuan yang telah dicapai,” kata Ketua PIA AG Cab.IV/Gab. II Lanud Sulaiman.

Baca juga:  Pusbang Anak Gereja Bet’l Kunjungi Lanud El Tari

Acara kemudian diisi dengan ceramah kesehatan yang membahas tentang penyakit kanker payudara dan kanker leher rahim yang disampaikan oleh dr. Vini Advianti Dewi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Dijelaskan tentang kanker payudara, yaitu bila ada perubahan pada puting susu, seperti luka di puting tidak sembuh lebih dari enam bulan, keluar cairan merah atau kecoklatan, puting tertarik kedalam dan kulit puting menebal. Selain itu, terdapat perubahan pada kulit seperti kemerahan, cekungan seperti lesung pipi (dimpling) dan tampak seperti kulit jeruk.

Untuk pengobatan kanker payudara dapat ditempuh dengan operasi pengangkatan payudara, khemoterapi, radioterapi, dan pengobatan alternatif lainnya tergantung sampai sejauhmana penyebaran sel kanker. Faktor penyebab adanya kanker payudara dilihat ada keluarga yang memiliki riwayat kanker, perokok, tidak menyusui, dan tidak mempunyai anak.

Sedangkan gejala penyakit kanker leher rahim pada stadium dini atau pada tahap awal tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Bagi yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan deteksi dini. Untuk stadium lanjut ditandai dengan perdarahan sesudah senggama, perdarahan spontan antara periode haid (datang bulan), nyeri pinggul, nyeri ketika berhubungan seksual, dan keputihan yang berlebih serta tidak normal.

Baca juga:  Latihan Crash Team di Lanud Sulaiman

Lebih lanjut dijelaskan pula tentang cara pencegahan primer kanker serviks, yaitu dengan edukasi (mencari informasi), vaksinasi (antigen) menginduksi tubuh untuk membentuk antibodi yang diharapkan dapat mencegah HPV penyebab kanker berkembang menjadi kanker serviks. Vaksin diberikan kepada remaja putri dan perempuan dewasa dengan jadwal pemberian bulan ke-0, 1 atau 2, dan 6. Metode skrining, yaitu papsmear atau IVA. Skrining dapat mendeteksi sel-sel abnormal, lesi pre-kanker dan kanker serviks. Namun, tidak dapat mencegah terjadinya infeksi HPV.

Acara diisi pula dengan Tari Cha Cha dan Vocal Group dari para pengurus PIA AG, serta Tari Rumingkang dari personel Wara Kanya Sena Dancer Rumingkang Lanud Sulaiman. Ada pula stand pameran yang menampilkan pakaian, makanan khas, dan aneka kreativitas hand made.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel