Berita

Ceramah Kesehatan

KOP_0516
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU.  Komando Operasi TNI Angkatan Udara II melaksanakan kegiatan caramah kesehatan tentang “Kematian Jantung Mendadak, Deteksi Dini dan Mengatasinya” yang disampaikan oleh Kepala Kesehatan Koopsau II, Kolonel Kes Adhantoro Rahadyan, Sp.JP (K), FIHA. Jumat (14/12/2018). Turut hadir dalam acara ini Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Age Wiraksono, Para Pejabat Makoopsau II, Para Perwira Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Koopsau II.

Penyakit jantung bisa dialami dari mulai bayi, remaja, dewasa dan juga orangtua. Dengan berbagai penelitian tentang gejala atau tanda yang biasa timbul pada penderita penyakit jantung ini tentu saja membuat banyak orang lebih waspada dalam memperhatikan pola perubahan pada tubuh yang mungkin saja merupakan gejala-gejala dari berbagai kemungkinan penyakit. Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan harus dilakukan sejak dini dan secara berkala tanpa harus merasa sakit terlebih  dahulu agar dapat diantisipasi lebih dini, sehingga kondisi kesehatan kita selalu baik dalam rangka mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Ciri awal pada penderita penyakit jantung bervariasi karena tergantung jenis penyakit jantung yang dialami oleh seseorang, selain itu terdapat perbedaan antara sakit jantung dengan serangan jantung namun banyak orang yang mengartikan keduanya dengan makna yang sama. Perbedaan tersebut terletak pada maknanya, jika sakit jantung merupakan ketidakmampuan fungsi jantung dalam memompa darah keseluruh tubuh, sedangkan serangan jantung adalah penyumbatan atau pengecilan pembuluh darah yang membawa sari makanan dan oksigen menuju jantung. Terlepas dari perbedaan tersebut tetap saja keduanya masih berhubungan erat. Adapun cirinya adalah : Sakit Pada Bagian Kepala, Nyeri Dada, Sakit Pada Bagian Tubuh tertentu, Merasa Mudah Lelah, Sesak Napas, Merasa Mual, Rasa Cemas, Pembengkakan, Keluar Keringat, Pingsan Mendadak,

Sementara Kepala Kesehatan Koopsau II, Kolonel Kes Adhantoro Rahadyan, Sp.JP (K), FIHA. dalam ceramahnya menyampaikan mengenai beberapa penyebab terjadinya penyakit jantung diantaranya Gangguan irama jantung atau aritmia adalah irama jantung yang tidak normal. Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang mengatur irama jantung tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Contoh aritmia adalah fibrilasi atrium yang disebabkan oleh :Diabetes, Kelainan jantung saat lahir,Konsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan, merokok,obat-obatan, penyakit katup jantung, penyalahgunaan NAPZA,Stres,Tekanan darah tinggi.

Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh kardiomiopati, yaitu kondisi otot jantung yang tidak cukup kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kardiomiopati sangat berbahaya, karena dapat memicu gagal jantung hingga jantung berhenti mendadak. Hal ini bias disebabkan oleh : Hipertensi, Kerusakan otot jantung akibat serangan jantung, Gangguan metabolik, seperti penyakit tiroid dan diabetes, Hemokromatosis, Komplikasi kehamilan, Penggunaan alkohol. Penyalahgunaan NAPZA.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan,untuk mengatasi penyakit jantung di antaranya: Melakukan olahraga rutin, Menerapkan pola makan sehat dan gizi seimbang, perbanyak asupan buah dan sayur, kurangi makanan yang mengandung kolesterol dan garam berlebih, Berhenti merokok, Menurunkan berat badan jika berlebihan, Mengontrol tekanan darah, Kendalikan stress, Istirahat yang cukup.

Diakhir ceramah Dokter ahli jantung ini mengatakan untuk menghindari terjadinya serangan jantung mendadak maka rajinlah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sering melakukan pemeriksaan pada Dokter Ahli Jantung dan yang terakhir adalah selalu hidup Heppy pungkasnya.

Leave a Reply