Berita

CERAMAH NARKOBA DITINJAU DARI SEGI KESEHATAN DI WINGDIKTEKKAL

Oleh 19 Nov 2012 No Comments
#TNIAU 

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Suryadarma Mayor Kes dr. Sembodo Suryo Wirawan, SpAn memberikan ceramah mengenai Narkoba ditinjau dari segi kesehatan kepada seluruh anggota Wingdiktekkal di lapangan apel Skadik 303 Wingdiktekkal, Kalijati. Senin (19/11) usai upacara bendera.

“Narkoba bukan suatu hal yang baru, bahkan sering kita dengar dan lihat dari media cetak dan elektronik.”, ujarnya. Lanjut dikatakan narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkat Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Menurutnya, narkoba merupakan senyawa kimia yang memberikan efek kecanduan atau ketagihan pada penggunanya. “Orang yang menggunakan narkoba, akan terus dan selalu mengkonsumsi obat-obatan tersebut, sehingga akan mempengaruhi fungsi tubuh, baik fungsi saraf dan organ tubuh lainnya.”, katanya.

“Dulu obat-obatan yang termasuk dalam kategori narkoba dalam segi medis digunakan untuk pembiusan bagi pasien dalam batas tertentu sebelum melaksanakan operasi. Namun sekarang obat-obatan tersebut disalahgunakan, sehingga memberikan efek negatif di masyarakat.”, jelas dr. Sembodo Suryo Wirawan, SpAn. Contoh narkotika yang sering disalahgunakan adalah morfin, heroin (putauw), petidin, termasuk ganja atau kanabis, mariyuana, hashis dan kokain. Sedangkan jenis Psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin, ekstasi, shabu, obat penenang seperti mogadon, rohypnol, dumolid, lexotan, pil koplo. Zat adiktif lainnya disini adalah bahan/zat bukan Narkotika & Psikotropika seperti alkohol/etanol atau metanol, tembakau, gas yang dihirup (inhalansia) maupun zat pelarut (solven).

Baca juga:  LETKOL TEK DELY SETIAWAN JABAT KADISBIN DEPOHAR 10

Sedangkan efek yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba antara lain halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi berhalusinasi dengan melihat suatu hal atau benda yang sebenarnya tidak ada atau tidak nyata.Stimulan, efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu, dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.

Lanjut dikatakan, depresan merupakan efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Bersifat zat adiktif maksudnya jika seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. “Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian.”, tegasnya.

Baca juga:  Upacara Mingguan Di Lanud Balikpapan

Komentar