Berita

Ceramah Narkoba, Promosi Prajurit TNI AU, dan Gaktib Lalin di Sekolah Angkasa

CERAMAH NARKOBA, PROMOSI PRAJURIT TNI AU, DAN GAKTIB LALIN DI SEKOLAH ANGKASA
#TNIAU 

TNI AU. SLM.  Sosialisasi ceramah narkoba, promosi prajurit TNI AU, dan gaktib lalin (penegakan tertib berlalu lintas)  dilaksanakan di SMK Angkasa 1 Margahayu, SMK Angkasa 2 Margahayu, SMA Angkasa, SMP Angkasa, SMAN 1 Margahayu, dan SMPN 1 Margahayu, yang berlangsung mulai tanggal 11 sampai dengan 13 Maret 2020 dalam rangka peringatan HUT ke-74 TNI AU.

Mayor Adm Nur Muslih Prawineka (Kasi Binpersman Lanud Sulaiman) bersama Letda Kes Anugrah Pradiastama, S.Pd., menyampaikan materi tentang profil prajurit TNI AU dan persyaratannya, Kapten Kes Akhmad Sokhib, S.Kep., menyampaikan materi tentang narkoba, dan Lettu Pom Agus SW menyampaikan materi tentang gerakan tertib berlalu lintas.

”Profesi sebagai  prajurit TNI adalah suatu pilihan, tugas suci, kebanggaan, dan  kehormatan, karena  sebagai penjaga kedaulatan Bangsa Indonesia,”  kata Kasibinpersman  yang juga mengatakan bahwa setiap prajurit TNI senantiasa siap sedia mengorbankan jiwa dan raga untuk bangsa dan negara, senantiasa dilandasi dengan hati ikhlas dan rela berkorban, tidak kenal menyerah, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi dan golongan.   “Kehormatan itu akan tetap terpelihara dengan baik apabila disertai keinginan untuk berbuat yang terbaik,” jelasnya lagi.

Pada kesempatan itu disampaikan pula isi dari pasal 7 Undang-Undang No. 34 tahun 2004 yang isinya menyatakan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah  NKRI yang berdasarkan Pancasila dan  UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Selanjutnya disampaikan pula materi tentang syarat-syarat untuk menjadi prajurit TNI dan proses penerimaan prajurit TNI AU melalui panitia daerah (panda) yang ditunjuk.

Sedangkan Kapten Kes Akhmad Sokhib menyampaikan bahwa meluasnya narkoba di Indonesia terutama di kalangan generasi muda karena didukung oleh faktor budaya global. “Budaya global dikuasai oleh budaya barat yang mengembangkan pengaruhnya melalui layar tv, vcd, dan film-film. Ciri utama budaya tersebut amat mudah ditiru dan diadopsi oleh generasi muda karena sesuai dengan kebutuhan dan selera muda,” jelasnya.

Dalam paparannya dijelaskan tentang semakin banyaknya pengguna narkoba di kalangan anak muda dengan berbagai jenis penggunaannya. Pada kesempatan tersebut disampaikan tentang  jenis-jenis narkoba dan akibatnya dari pemakaian zat berbahaya tersebut. 

“Efek yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba adalah efek farmakologi. Efek seperti ecstasy tidak hanya bersifat stimulan tapi juga mempunyai sifat halusinogenik, yaitu menimbulkan khayalan-khayalan nikmat dan menyenangkan,” jelasnya lagi dan diakhir penyuluhannya  menghimbau kepada para siswa agar menjauhi pergaulan negatif yang dapat menjerumuskan diri pada pergaulan bebas dan mengatakan tidak pada narkoba.

“Kewaspadaan berkendara menjadi hal yang utama, dan sebaiknya sebelum melakukan  berkendara, para pengendara wajib mengasah keahlian, kemampuan, dan pengetahuan tentang cara berkendara yang baik dan benar,” kata Lettu Pom Agus SW yang juga menjelaskan bahwa minimnya pengetahuan tentang  safety riding  dan  safety driving  dalam mengemudikan kendaraan  menjadi faktor utama dalam kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan pula tentang lima pilar keselamatan jadi acuan pemerintah Indonesia yang dituangkan  dalam Inpres nomor 4 tahun 2013, amanat UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 203 yang menyatakan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas terjaminnya keselamatan lalu lintas angkutan jalan. Etika berlalu lintas harus menjadi budaya demi keselamatan pengemudi atau pengendara. “Gunakan helm dengan standar SNI bagi pengendara motor, dan safety belt  bagi pengemudi mobil. Jangan karena kecerobohan diri sendiri dapat merenggut nyawa orang lain,” tegasnya.  

Baca juga:  Operasi Pertahanan Udara Pagar Terdepan Keamanan Nasional

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel