Berita

“CIPTAKAN PENERBANG HANDAL”

Dibaca: 508 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
"CIPTAKAN PENERBANG HANDAL"
#TNIAU 

KONVERSI CIPTAKAN PENERBANG HANDAL

 

Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio Pontianak berupaya menegakkan kedaulatan negara dari segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi. Salah satunya dengan melatih dan mendidik para penerbang untuk menjadi penerbang yang profesional dan handal. Demikian ditegaskan komandan Lanud Supadio Pontianak, Kolonel Pnb.Barhim.

 

“Letaknya secara geogratis cukup strategis, juga relatif’ dekat dengan daerah alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) wilayah barat kawasan ini berhadapan langsung dengan dengan corong Laut Cina Selatan yang disebut-sebut sebagai kawasan “Trouble Sport” ujar Kol Barhim seusai Upacara Tradisi Terbang Solo, Mayor Pnb Tjahja E1ang Migdiawan beberapà waktu lalu.

 

Sementara itu wilayah daratan berbatasan langsung dengan Malaysia Timur menurutnya, kawasan di atas ALKI menjadi sangat rawan, karena kemungkinan pihak-pihak asing yang memanfaatkan kawasan bebas lintas tersebut untuk melakukan berbagai tindak pelanggaran termasuk pelanggaran kedaulatan negara di udara. Oleh sebab itu diperlukan penerbang yang terlatih dan terdidik untuk menjaga kedaulatan negara kita.

 

Baca juga:  Anggota Lanud Abd Karya Bhakti Di TMP

Kolonel Pnb Barhim menyebutkan salah. satu cara untuk menciptakan tenaga terlatih dan terdidik yaitu dengan pendidikan Konversi. Selesainya masa pendidikan tersebut, ditandai dengan Upacara Tradisi Terbang Solo. Upacara ini bersifat sakral dan harus dilakukan para penerbang yang ditandai dengan pengolesan telur, penempelan kapas diseluruh bagian kepala serta peyiraman bunga. Semua rangkaian kegiatan tersebut diawali oleh Komandan Pangkalan TNI AU Supadio.

 

Pendidikan Konversi menggunakan pesawat Hawk 100/200, yang menghabiskan 7 jam terbang. Mulai saat ini Mayor Pnb Tjahya Elang Migdiawan adalah lulusan AAU tahun 1993, sebelumnya penerbang pesawat A-4 Skadron Udara 11 Lanud HND Makasar dan resmi memperkuat Skadron Udara Lanud SPO, kehadirannya sebagai warga Skadron Udara I ini merupakan bentuk kebijakan pimpinan TNI AU dalam upaya menciptakan regenerasi penerbang dilingkungan Skadron Udara I Lanud Supadio (SPO).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel